Saraswati Sebut Spanduk Dukungan Coretan Tangan Adalah Jeritan Warga

“Kami sangat menghargai antusiasme pendukung yang bergerak secara organik“

Spanduk dukungan coretan tangan untuk pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Muhamad-Saraswati, di Pilkada Tangsel 2020. (Istimewa)

MONITOR, Tangerang Selatan – Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyebut bahwa spanduk dukungan dengan coretan tangan adalah bentuk jeritan warga Tangsel yang berharap munculnya perubahan.

Hal itu disampaikan oleh Saraswati saat menanggapi munculnya spanduk-spanduk dukungan coretan tangan warga Tangsel kepadanya di hari pertama kampanye Pilkada Tangsel 2020 pada Sabtu (26/9/2020).

Calon Wakil Wali Kota Tangsel yang berpasangan dengan Muhamad itu pun memberikan apresiasi kepada dukungan yang ia sebut sebagai antusiasme pendukung yang bergerak secara organik dan menjadi kekuatan bersama.

“Kami sangat menghargai antusiasme pendukung, yang bergerak secara organik, inilah kekuatan kita bersama,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu juga menilai bahwa tulisan di spanduk itu sebagai jeritan warga Tangsel yang mengharapkan adanya perubahan.

Calon Wakil Wali Kota yang mendapat nomor urut 01 itu juga mengajak agar jeritan warga Tangsel itu tidak berhenti di spanduk saja, tapi harus diwujudkan dalam satu tekad, satu langkah menuju perubahan di Tangsel.

“Semangat ini, jeritan ini, jangan hanya berhenti di sini. Kita SATU-kan tekad. Kita SATU-kan langkah. Membawa perubahan untuk Tangerang Selatan,” ujar Saraswati.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu mengatakan bahwa koalisi besar dari partai politik bukan berarti kemenangan sudah terjamin. Untuk itu, Saraswati pun meminta pendukungnya untuk menjaga barisan karena kontestasi baru saja dimulai.

“26 September (2020) hari pertama masa kampanye yang akan berlangsung sampai tanggal 5 Desember (2020). Jaga stamina. Jaga hati dan pikiran,” katanya.