Kadisdik Jabar Resmi Jabat Pjs Walikota Depok

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi saat dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil belum lama ini. ( Foto : Istimewa)

MONITOR, Depok – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Dedi Supandi, resmi menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Depok, terhitung 26 September hingga 5 Desember 2020.

Hal tersebut dikarenakan adanya perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Depok yang diikuti oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris-Pradi Supriatna.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Hardiono, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar sudah mengukuhkan Dedi Supandi untuk menjadi Pjs Wali Kota Depok pada Jumat (25/09) kemarin.

Untuk itu, sejak Jumat (25/9) hingga 5 Desember mendatang, Dedi Supandi akan melanjutkan estafet pemerintahan di Kota Depok.

“Karena beliau menjabat sebagai Kepala Disdik Provinsi Jabar, kami berharap persoalan Sekolah Menengah Atas di Kota Depok juga menjadi perhatian. Selain masalah Covid-19 yang sedang kita hadapi sekarang,” kata Hardiono saat dikonfirmasi MONITOR, Sabtu (26/9).

Lebih lanjut, kata Hardiono, termasuk juga dalam mengawal pelaksanaan Pilkada Depok dengan baik. Yaitu dengan protokol kesehatan secara ketat di masa pandemi Covid-19.

“Lalu tidak kalah penting juga diharapkan Pjs Wali Kota Depok bisa menegakkan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN),” tegasnya.

Untuk diketahui, Pjs Wali Kota Depok, Dedi Supandi lahir di Majalengka 12 Juni 1976. Dedi menjalani pendidikan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bumi Asih, Kabupaten Majalengka. Lulus SD pada 1989, kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Rajagaluh, Kabupaten Majalengka dan lulus tahun 1992. SMA pun di Majalengka lulus tahun 1995.

Usai menuntaskan bangku SMA, Dedi yang memiliki minat tinggi dalam membaca buku ini lulus UMPTN di Universitas Padjadjaran (UNPAD). Dedi juga sempat mengikuti penataran P4 sebagai mahasiswa Unpad, dalam mengikuti Calon Praja STPDN.

Hingga akhirnya dia memilih Ilmu Pemerintahan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN/IPDN) dan lulus Strata-1 (S1) dengan status Cum Laude pada 1999.