Mayjen Herman Perintahkan Jajarannya Selidiki Penembakan Pendeta di Hitadipa

“Tim sudah berangkat sejak hari Minggu (20/9/2020) langsung ke Distrik Hitadipa“

Dua korban penembakan KKB saat dievakuasi dan tiba di Bandara Baru Moses Kilangin Timika, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (14/9/2020). (Istimewa)

MONITOR, Jayapura – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, disebut telah memerintahkan Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan dan Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih Kol Inf Ardian Triwasana untuk melaksanakan investigasi di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Arm Reza Nur Patria, mengungkapkan bahwa hal itu untuk menyikapi insiden tertembaknya seorang pendeta di Hitadipa bernama Yeremia Zanambani.

“Tim sudah berangkat sejak hari Minggu (20/9/2020) langsung ke Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya untuk melaksanakan pendalaman dan investigasi terhadap insiden tertembaknya Pendeta Yeremia Zanambani,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Menurut Reza, pimpinan Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Pendeta Yermia Zanambani yang tertembak di Distrik Hitadipa Kabupaten Intan Jaya oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

“Kita doakan bersama semoga almarhum Pendeta Yermia Zanambani diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan semoga situasi di Kabupaten Intan jaya semakin kondusif sehingga pembangunan dapat dilanjutkan,” ujarnya.