Positif Covid-19 di Depok Melandai, Warga Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Petugas layanan rest area di Tol Jasa Marga menerapkan sejumlah standar protokol kesehatan/ foto: istimewa

MONITOR, Depok – Jumlah warga Kota Depok yang berstatus konfirmasi (positif) aktif virus Corona atau Covid-19 angkanya mulai mengalami penurunan.

Hal tersebut disebabkan lantaran kasus kesembuhan yang terjadi lebih banyak dibandingkan penambahan kasus konfirmasi baru.

Berdasarkan data di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok per Senin (21/09/2020) terdapat penambahan pasien sembuh sebanyak 97 orang, sehingga totalnya menjadi 2.366 orang.

“Jumlah pasien sembuh hari ini bertambah 97 orang, sehingga totalnya menjadi 2.366 orang,” tulis data GTPPC Kota Depok seperti dikutip MONITOR, Senin (21/9).

Sementara itu, untuk jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Depok, juga mengalami penambahan sebanyak 50, sehingga totalnya menjadi 3.337 kasus.

Sedangkan, untuk kasus kematian akibat Covid-19 tidak mengalami penambahan. Jumlahnya masih seperti sehari sebelumnya, yakni sebanyak 112 kasus.

Dengan demikian, hingga Senin 21 September 2020, jumlah kasus konfirmasi aktif atau positif aktif di Kota Depok adalah sebanyak 859 kasus, atau terjadi penurunan sebanyak 47 kasus.

“Dengan adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 97 orang, maka jumlah kasus konfirmasi aktif di Kota Depok berkurang menjadi 859 kasus,” jelas data GTPPC.

Menanggapi masih tingginya penyebaran Covid-19, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengajak warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok untuk membaca Qunut Nazilah di setiap salat lima waktu dan salat Jumat.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Wali Kota Depok Nomor 005.445/Kesos, yang diterbitkan pada Senin 21 September 2020.

“Mari bersama-sama kita laksanakan pembacaan Qunut Nazilah disetiap salat lima waktu, terutama pada saat salat Subuh dan salat Jumat,” kata Mohammad Idris dalam keterangan resminya yang diterima MONITOR, Senin (21/9).

Karena itu, melalui upaya tersebut Idris mengharapkan Kota Depok segera terbebas dari wabah virus Corona atau Covid-19. Lebih luasnya di seluruh Indonesia dan dunia.

Namun demikian, Idris mengimbau warga Depok untuk senantiasa mengikuti protokol kesehatan (prokes). Termasuk sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, guna menekan penyebaran Covid-19.