JAWA TIMUR

Kementan Support Pembagian Kartu Tani untuk Tiga Desa di Jombang

MONITOR, Jombang – Penyebaran Kartu Tani terus dilakukan di Pulau Jawa. Kali ini, Kartu Tani dibagikan untuk petani di 3 desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kementerian Pertanian mendukung upaya ini. Petani pun bisa memanfaatkannya untuk mendapat pupuk subsidi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan saat ini adalah masa transisi penggunaan Kartu Tani.

“Kartu Tani mengubah pola pendistribusian pupuk subsidi yang sebelumnya dilakukan manual. Memang butuh penyesuaian, tetapi petani tidak perlu khawatir karena dengan Kartu Tani pendistribusian pupuk akan semakin tepat sasaran,” tutur Mentan SYL, Senin (21/9/2020).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan perubahan pola seperti ini harus disikapi petani.

“Kita akui memang butuh waktu dalam perubahan proses seperti ini. Dari awalnya manual kemudian berubah hingga memanfaatkan Kartu Tani. Tapi kita yakin cara ini akan berhasil. Karena perubahan seperti ini ada di masyarakat. Misalnya awal penggunaan kartu e-Tol, tapi sekarang terbukti membantu. Begitu juga dengan Kartu Tani, pasti membantu karena manfaat yang diberikan sangat banyak,” katanya.

Sarwo Edhy menambahkan, pola distribusi menggunakan Kartu Tani akan jauh lebih baik dan lebih tepat sasaran dari sebelumnya.

“Karena, validasi yang kita lakukan berjenjang atau bertahap. Kita pun melakukan validasi berdasarkan NIK, dengan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Jadi benar-benar data tersebut by name by address. Setelah validasi, data yang double kita hilangkan,” tuturnya.

Di Jombang, tiga desa yang mendapat distribusi Kartu Tani adalah Desa Sambirejo, Desa Galeng Dowo, dan Desa Wonomerto. Pendistribusian tersebut dihadiri perwakilan dari Bank BNI dan PPL Pertanian Wonosalam Umam serta Bhabinkamtibmas.

Kepala Desa Galengdowo Wartono, menyampaikan, di Desa Wonomerto sebanyak 21 orang petani yang menerima kartu tani, Desa Galengdowo 19 orang dan Desa Sambirejo sebanyak 151 orang.

“Ini dibagikan secara bertahap, bagi yang berhalangan mengambil di balai desa bisa mengambil langsung ke Kantor BNI Jombang,” kata Wartomo.

Recent Posts

Fenomena Whip Pink Marak, DPR Pertanyakan Kesiapan Alat BNN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyoroti salah satu…

5 menit yang lalu

Simak 5 Tips Maksimalkan Kamera iPhone 15 Pro untuk Hasil Foto yang Lebih Keren

Kualitas kamera menjadi salah satu pertimbangan utama saat memilih smartphone. iPhone 15 Pro hadir dengan…

17 menit yang lalu

Cegah Penipuan Umrah, Jemaah Diminta Verifikasi Izin Agen di SATU HAJI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus mengedukasi masyarakat agar lebih…

2 jam yang lalu

Prabowo Bertemu Pimpinan Ormas Islam, Dorong Tata Kelola Dana Umat

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto membahas upaya pengembangan lembaga Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU)…

3 jam yang lalu

Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, JPPI: Salah Alokasi Anggaran Pendidikan dan Pengabaian Konstitusi

MONITOR, Jakarta — Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT)…

4 jam yang lalu

Investasi Industri Manufaktur Tetap Tumbuh, 1.236 Perusahaan Siap Berproduksi di 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa investasi di sektor industri manufaktur nasional tetap tumbuh…

4 jam yang lalu