INTERNASIONAL

Foto Tak Pakai Masker, PM Selandia Baru Jacinda Ardern Minta Maaf

MONITOR – Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, meminta maaf pada hari Senin (21/9/2020) setelah difoto dengan pendukung di tempat kerja sambil tidak mengenakan masker dalam upaya mencegah penyebaran covid-19.

Seperti dikutip dari The New Zealand Herald, Ardern mengakui telah “membuat kesalahan” setelah menghadapi kritik dari pemimpin partai politik saingannya atas foto menggambarkan Ardern bersama beberapa pekerja konstruksi di sebuah lokasi kerja dimana tidak satupun dari mereka yang memakai topeng.

"Di foto itu, saya melakukan kesalahan," kata Ardern seperti dikutip MONITOR dari thehill.com, Selasa (22//9/2020).
"Ya, saya seharusnya bergerak lebih jauh ke depan dan saya seharusnya meminta mereka untuk menjauh juga," tambah Ardern.

Recent Posts

Buka Diklat PPIH 2026, Menhaj Gus Irfan: Fokus Bahasa Arab dan Disiplin

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara…

1 jam yang lalu

Wamenag Minta ASN Kemenag Hadir di Tengah Keberagamaan Umat

MONITOR, Garut - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara…

4 jam yang lalu

Berkat SMKHP, Ekspor Udang Rp63,4 Miliar Lolos Masuk ke Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin keberterimaan ekspor ikan Indonesia di pasar…

7 jam yang lalu

LPTQ Kaltim Gelar Sertifikasi 125 Dewan Hakim MTQ di Balikpapan

MONITOR, Jakarta - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sertifikasi Dewan Hakim…

9 jam yang lalu

Tito dan Dasco Rakor di Aceh, 12 Wilayah Belum Pulih Pascabencana

MONITOR, Jakarta - DPR RI kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR dengan…

14 jam yang lalu

Menag Dukung STABN Raden Wijaya Jadi Institut, Tekankan Kematangan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung rencana transfornasi  Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri…

17 jam yang lalu