Peringati IDP, Unhan Gelar Webinar Manajemen Konflik Pilkada 2020

Webinar itu dalam rangka mengidentifikasi, menganalisa potensi dan resolusi konflik.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, bersama rekan-seangkatannya di Unhan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020). (Dok. Humas PDIP)

MONITOR, Jakarta – Universitas Pertahanan (Unhan) sebagai kampus yang terus menggelorakan semangat patriotisme dan menjadi wahana pengemblengan kader bela negara memperingati Hari Perdamaian Internasional atau International Day of Peace (IDP), Senin (21/9/2020).

Salah satu mahasiswa Program Doktoral Unhan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa peringatan yang dilakukan Unhan adalah dengan mengadakan webinar dalam rangka mengidentifikasi, menganalisa potensi konflik dan resolusi konflik pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

“Saya dalam kapasitas sebagai mahasiswa program doktoral di Universitas Pertahanan diminta menjadi salah satu narasumber bersama anggota Bawaslu Mochammad Adifudin dan Peneliti LIPI Adriana Elisabeth,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Hasto menilai, Unhan tercatat selalu aktif memperingati hari yang sangat penting itu guna menumbuhkan kesadaran pentingnya dunia yang damai.

“Budaya Damai yang terus didengungkan Unhan sejalan dengan salah satu tujuan bernegara, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Karena itulah Indonesia berperan aktif termasuk mengirimkan pasukan perdamaian ke seluruh penjuru dunia,” ujarnya.

Menghadapi Pilkada Serentak 2020 ini, Hasto mengatakan, webinar tersebut dapat menggugah kesadaran pentingnya budaya damai. Menurut Hasto, Unhan terus menyuarakan deklarasi damai yang mengecam keras segala bentuk kekerasan dan kesewenang-wenangan yang terjadi di seluruh dunia.

“Karena itulah seruan penghapusan segala bentuk diskriminasi yang terkait suku, agama dan ras, serta tekad untuk saling menghargai, menghormati dan menyebarkan budaya damai dalam semua aspek kehidupan dalam mencegah dan menyelesaikan kekerasan dan konflik akan terus disuarakan oleh Universitas Pertahanan,” katanya.

Hasto berharap, semoga dengan peringatan Hari Perdamaian Internasional tersebut, bangsa Indonesia yang dikenal memiliki tradisi hidup rukun, penuh toleransi dan mengedepankan harmoni, serta memiliki falsafah hidup Pancasila, dapat menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 dengan tertib, aman, damai dan semakin demokratis.