Kemendes jadikan Bamboo Creative Centre sebagai Kawasan Wisata Perdesaan di Garut

MONITOR, Garut – Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan (Dirjen PKP) Kemendes PDTT, Harlina Sulistyorini bersama Bupati Garut Rudy Gunawan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung bercorak kebudayaan (Bamboo Creative Centre) di kecamatan Selaawi, Garut, Jawa Barat pada Sabtu (19/9).

Bamboo creative centre atau pusat kreatif bambu Selaawi ini menjadi salah satu kawasan perdesaan industri bambu kreatif yang diharapkan dapat menjadi salah satu andalan Selaawi dari sektor wisata perdesaannya yang juga sebagai penguatan seni budaya lokal.

“Saya melihat Selaawi ini bisa berkembang dengan potensi yang ada di Selaawi sendiri. Apalagi, dengan dijadikannya sebagai pusat kawasan wisata perdesaan dan pusat kreatif bambu Selaawi yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” kata Harlina.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kata Harlina akan turut membantu dan mendorong agar kawasan wisata perdesaan di Selaawi bisa terus berkembang.

“Kami di kementerian adalah mengawal kebijakan atau mensupport untuk visi dari kemitraan dengan BUMN, kemudian dengan swasta untuk menjaring atau membantu pasar produk-produk yang ada disini,” katanya.

Untuk menjadikan Selaawi sebagai Kawasan Pedesaan Prioritas nasional (KPPN), kata Harlina, itu ada beberapa proses tahapan artinya ada usulan -usulan dari daerah untuk masuk ke BAPPENAS, karena nantinya BAPPENAS yang akan memverifikasi untuk menjadi KPPN 5 tahun berikutnya.

“Tapi jangan terpaku ke KPPN ataupun APBN karena kita harus yakin kalau kita mampu membangun dan membantu pembangunan di Selaawi Garut dengan potensi dan sumber daya yang ada di KP Bambu Selaawi,” katanya.