Ketum Gelora: Wafatnya Sekda DKI ‘Alarm Nyaring’ bagi Pemerintah

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta/ dok: detik.com

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta, mengaku sangat prihatin dan turut berduka atas meninggalnya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah pada Rabu (16/9) siang di Rumah Sakit Gatot Soebroto Jakarta.

Saefullah dikabarkan meninggal dunia karena terpapar Covid-19, sejak Sabtu (12/9) lalu.

“Kita semua prihatin dan berduka atas meninggalnya Bang Saefullah, Sekda Pemprov DKI Jakarta akibat Covid-19. Penyakit ini telah merenggut nyawa orang-orang dengan potensi besar dari berbagai profesi,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Kamis (17/9).

Menurut Anis, meninggalnya Saefullah dan sebelumnya 100 dokter di lapangan yang bekerja secara langsung menangani Covid-19 menjadi alarm yang jelas bagi pemerintah untuk mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Berpulangnya Bang Saefullah dan lebih dari 100 dokter di lapangan, serta banyak lagi orang-orang berpotensi merupakan alarm yang sangat nyaring agar pemerintah menguatkan koordinasi serta membuat kebijakan yang mengutamakan keselamatan dan nyawa manusia,” tegasnya.

Anis pun mendoakan para dokter yang berjihad menyembuhkan para pasien Covid-19 agar diberikan keselamatan dan perlindungan dari virus ganas yang belum ditemukan obatnya ini.

“Yang juga tak kalah memprihatinkan adalah meninggalnya para dokter yang berjuang menyembuhkan pasien yang terkena penyakit ini. Saya mendoakan agar mereka yang telah berjihad bekerja dalam penanganan pandemi diterima di sisi terbaik Allah SWT,” sebut dia.

Mantab Presiden PKS ini juga mengajak semua pihak mendoakan almarhum Saefullah dan berharap agar diberikan segera jalan keluar dari krisis berlarut akibat pandemi Covid-19 ini.

“Marilah kita berdoa semoga Allah SWT selalu melindungi Indonesia dan memberi jalan keluar melalui ilmu pengetahuan. Hanya kepada Allah kita memohon petunjuk dan kekuatan,” pungkasnya.