Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Mardani (F-PKS)/Foto:Runi/Iw/dpr.go.id)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi sorotan setelah memutuskan menarik rem darurat penanganan Covid-19. Salah satu kebijakan yang dikritik para Menteri yakni pemberlakuan PSBB di Jakarta.
Gubernur DKI Anies Baswedan pun menjadi objek kritik atas kebijakannya tersebut. Melihat Anies diserang, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera turut membela.
Ia menilai pemerintah pusat yang mengkritik kebijakan Anies justru terkesan tidak berempati terhadap pemda yang berjuang menangani pandemi.
“Pemerintah pusat tidak punya empati pada Pemerintah Daerah. Mas Anies Baswedan dan banyak kepala daerah yang lain sedang bekerja keras mengendalikan kasus Covid-19 tanpa kenal lelah,” kata Mardani Ali Sera, Selasa (15/9).
Anggota Komisi II DPR ini mengatakan, selama pemerintah tidak fokus menangani Covid-19 maka tidak akan ada kestabilan dan pertumbuhan ekonomi. Menurutnya pandemi ini hanya dapat dikendalikan jika pemerintah disiplin dalam kebijakan mengurangi pergerakan manusia.
“DKI justru jujur dan tegas ingin menyelesaikan pandemi,” tegas Mardani.
MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…
MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…
MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…