Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Dipatok 5 Persen

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah pusat telah menyepakati postur sementara RUU APBN 2021, bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan Bank Indonesia, pada Jumat (11/9) lalu.

Sebelumnya, ia menjelaskan pendalaman telah dilakukan dalam pembahasan di Panja untuk Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2021.

“Pertumbuhan ekonomi dipatok pada 5%, inflasi 3%, dan cost recovery turun dari USD8,5 miliar menjadi USD 8,0 miliar,” terang Sri Mulyani, dalam keterangannya.

Ia pun mengatakan, Pemerintah akan terus berikhtiar semaksimal mungkin dalam menghadapi ketidakpastian akibat Covid-19 dan terus memusatkan perhatian untuk mendukung sejumlah langkah di bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, serta tetap melindungi masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan sosial.