Jokowi: Jangan Biarkan Ada Narasi Berbahaya di Pilkada

Presiden RI Joko Widodo

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengingatkan para kandidat calon Kepala Daerah untuk mengedepankan gagasan dan program kerja. Selain itu, Jokowi berharap masyarakat sekarang cerdas dalam menilai rekam jejak cakada yang maju.

“Pilkada sudah selayaknya mengedepankan kontestasi gagasan dan program kerja para calon kepala daerah. Masyarakat juga harus mempelajari rekam jejak masing-masing kontestan sebelum menentukan pemimpin yang terbaik,” ujar Jokowi mengingatkan, Selasa (8/9).

Menurutnya, di masa pandemi ini, Pilkada serentak yang digelar bulan desember mendatang harus diselenggarakan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan tetap menjaga kualitas dan kedewasaan demokrasi.

Untuk itu, ia berharap masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan antar satu dengan lainnya selama tahapan Pilkada berlangsung.

“Karena itulah, saya meminta ketegasan pengawas dan penyelenggara Pemilu untuk tidak membiarkan adanya narasi yang membahayakan persatuan bangsa, seperti politik-politik identitas atau sara. Saya juga telah meminta agar aparat birokrasi, serta TNI dan Polri untuk tetap terus bersikap netral,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.