Bawaslu Sebut 75 Cakada Belum Serahkan Hasil Swab Covid-19

Ketua Bawaslu RI, Abhan, beserta seluruh Anggota Bawaslu RI saat menggelar konferensi pers virtual tentang temuan Pilkada Serentak 2020 di Media Center Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2020). (Dok. Humas Bawaslu RI)

MONITOR, Jakarta – Ketua Bawaslu RI, Abhan, mengungkapkan bahwa ada 75 calon kepala daerah (cakada) yang belum menyerahkan hasil uji usap atau test swab Covid-19.

“Terdapat 75 orang bakal calon di 31 daerah yang belum menyerahkan hasil uji usap (swab virus korona/PCR) saat pendaftaran,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Abhan menyebutkan, penyebab utamanya adalah tidak ada laboratorium tempat pemeriksaan test swab di daerah tersebut atau bakal calon sudah melakukan pemeriksaan namun hasilnya belum keluar.

“Di antara daerah yang tidak terdapat layanan uji swab dan belum menerbitkan hasil uji saat pendaftaran adalah Buru Selatan, Seram Bagian Timur, Muna, Kabupaten Gorontalo, Keerom, Asmat, Mamberamo Raya, Manokwari Selatan, Banggai Laut, Ngada dan Sumba Barat,” ujarnya.

Selain itu, Abhan mengatakan, terdapat 26 cakada yang dokumen persyaratan pencalonannya belum lengkap.

“Sebagian besar dokumen yang belum lengkap saat pendaftaran adalah laporan pajak dan LHKPN yang masih dalam proses, surat bebas pailit dari pengadilan niaga, surat keterangan bebas narkoba dan bukti pengunduran diri sebagai ASN,” katanya.

Abhan merinci, di antara daerah yang terdapat bakal calon dokumen persyaratan belum lengkap adalah Solok Selatan, Tasikmalaya dan Pangandaran, Trenggalek dan Gunung Kidul.