POLITIK

Putra Dimiyati: Influencer Jangan Terjebak Kepentingan Politis!

MONITOR, Jakarta – Merebaknya isu politisasi influencer hingga buzzer ditengah pandemi sempat disorot banyak kalangan.

Bahkan, Istana sampai angkat bicara menanggapi tudingan memelihara buzzer untuk menjaga opini publik.

Menyikapi peran influencer yang ramai dibicarakan, politisi muda dari Partai Demokrat Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengingatkan agar influencer tidak melakukan penggiringan opini publik untuk kepentingan tertentu.

Putra politikus Dimiyati Natakusuma ini berujar, jangan sampai influencer juga terlibat dalam kepentingan politis.

“Jangan sampai hal ini menjadi ajang untuk memperluas atau mendoktrin masyarakat dalam kepentingan yang bersifat politis,” ujar Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat ini.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

9 jam yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencana

MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…

11 jam yang lalu

Pemupukan Berimbang dengan Pureplant Dongkrak Panen Padi hingga 10 Ton per Hektare

MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…

12 jam yang lalu

Ketiban Berkah, Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026 di Semarang

MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…

13 jam yang lalu

Teruji Dongkrak Produksi Pertanian, Peneliti Filipina Gandeng IMP 168 Perkuat Riset Penggunaan Pupuk Hayati

MONITOR, Sleman - Indoraya Mitra Persada (IMP 168) menjalin kerja sama MoU dengan peneliti asal…

14 jam yang lalu