Minggu, 27 November, 2022

Aster Kasad: Optimalkan Hasil yang Dicapai Selama TMMD

”Program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang dilaksanakan secara gotong royong”

MONITOR, Manokwari – Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad), Mayjen TNI Nurchahyanto, meminta kepada seluruh satuan yang akan melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) untuk mengoptimalkan hasil yang dicapai selama pelaksanaannya.

Hal itu disampaikan Nurchahyanto selaku Pati Bidang Ren PJO saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-109 TA 2020 secara virtual dari Mabesad yang diikuti oleh seluruh Kotama jajaran TNI AD yang terdiri dari para Kasdam, Aster Kasdam dan Kapendam. Selain itu, juga para pejabat pemerintah daerah terkait dan wartawan pemenang Lomba Karya Jurnalistik TMMD 108.

Adapun dari Mabesad, selain Aster Kasad, juga hadir para pejabat terkait dari Mabes TNI, Mabes TNI AD, Kemendagri dan lainnya.

Dari Kodam XVIII/Kasuari, video conference Rakornis TMMD tersebut diikuti oleh Wakil Asisten Teritorial Kasdam XVIII/Kasuari Letkol Arm Tejo Basuki didampingi Wakapendam XVIII/Kasuari Letkol Inf Noenoeng Ertoto dari ruang Puskodalopsdam XVIII/Kasuari, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Kamis (3/9/2020).

- Advertisement -

”Program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral dengan Kementerian/LPNK dan komponen masyarakat yang dilaksanakan secara gotong royong serta bukan domain dari TNI saja,” ungkap Aster Kasad dalam keterangan resmi yang diterima MONITOR, Jakarta, Kamis (3/9/2020).

Pada kesempatan itu, Nurchahyanto juga menyampaikan beberapa penekanannya, diantaranya agar mengoordinasikan pelaksanaan TMMD dengan baik bersama Pemda dan komponen masyarakat di wilayah, menghindari hal-hal yang dapat merugikan personel dan materiil dengan memperhatikan faktor keamanan.

Juga kepada para personel Satgas TMMD, Nurchahyanto meminta agar selalu mempedomani Delapan Wajib TNI selama pelaksanaan tugas di lapangan.

“Optimalkan hasil yang dicapai selama pelaksanaan TMMD dan wujudkan tempat sasaran TMMD menjadi desa percontohan yang berwawasan kebangsaan dan pedomani protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 guna mendukung program pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus,” ujarnya.

Dalam Rakornis itu juga terungkap bahwa TMMD 109 TA 2020 yang bertema

‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’ tersebut akan berlangsung selama 30 hari, mulai 21 September hinggal 21 Oktober 2020 dan diselenggarakan oleh 47 Kodim di seluruh Indonesia.

Untuk wilayah Kodam XVIII/Kasuari, TMMD 109 akan digelar oleh Kodim 1804/Kaimana dan akan berlangsung di Kampung Tanusan, Distrik Arguni Bawah, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, dengan sasaran fisik berupa pembuatan delapan unit rumah tipe 42 dan sasaran non fisik berupa penyuluhan Covid-19, wawasan kebangsaan, paham radikal dan Kamtibmas.

“Pertimbangan Kampung Tanusan menjadi sasaran atau lokasi TMMD adalah karena warganya masih miskin, tingkat pendidikan dan perekonomiannya sangat rendah, bahkan kampung yang berada di daerah pesisir pantai ini belum memiliki sarana umum berupa listrik,” kata Kapendam XVIII/Kasuari, Kolonel Kav Zubaedi.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER