PEMERINTAHAN

Dua Jenderal TNI Bertemu, Bahas Apa?

MONITOR, Jakarta – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksdya TNI Aan Kurnia, menemui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (1/9/2020).

“Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bakamla RI menyampaikan perkembangan operasi cegah tangkal yang menurut rencana akan dilepas pada Jumat (4/9/2020) di Dermaga Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita, dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Menurut Wisnu, dijelaskan pula bahwa operasi tersebut akan dibagi menjadi tiga zona, yakni Zona Barat, Zona Tengah dan Zona Timur. Di setiap zona akan terdapat tiga titik lokasi yang akan disambangi dan wilayah yang menjadi operasi cegah tangkal adalah pulau-pulau terpencil yang memang belum tersentuh pengecekan Covid-19.

“Kepala Bakamla RI juga menyampaikan perkembangan kesiapan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial yang akan disalurkan kepada masyarakat. Bansos berupa sembako akan dibagikan kepada lansia ataupun masyarakat yang memang belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah,” ujarnya.

Selain dalam bentuk bansos, Wisnu mengatakan, operasi cegah tangkal juga melaksanakan pengecekan Covid-19 dukungan dari BNPB yakni dengan metode Swab Antigen. Metode ini memiliki akurasi lebih baik dibandingkan rapid tes antibodi.

“Dijelaskan oleh Dokter BNPB dr. Riswandi dalam pertemuan tersebut, rapid test antigen lebih akurat dibandingkan rapid test antibodi untuk deteksi Virus Corona (Covid-19),” katanya.

Wisnu menyampaikan, rapid test antigen bahkan diproyeksikan akan menggantikan rapid test antibodi. Kedua rapid test sama-sama menghasilkan hasil yang cepat dalam waktu kurang lebih 30 menit.

“Perbedaannya, rapid test antigen mendeteksi keberadaan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, bukan mendeteksi antibodi tubuh terhadap penyakit Covid-19. Oleh karena itu rapid tes antigen lebih akurat dibandingkan rapid tes antibodi,” ungkapnya.

Rapid test antigen tetap membutuhkan metode swab dari hidung atau tenggorokan untuk mengambil sampel antigen yang dikeluarkan oleh virus, termasuk Covid-19.

“Yang diambil adalah swab hidung atau tenggorokan dan ini dimasukkan ke dalam alat dan melihat reaksi antigen Covid-19. Jadi virusnya yang dideteksi adalah bagian luar virus,” ujar Riswandi.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda Bakamla TSNB Hutabarat, berkesempatan untuk mencoba rapid test antigen tersebut. Tidak kurang dari 15 menit hasilnya pun langsung terlihat dan dinyatakan negatif Covid-19.

Turut mendampingi Kepala Bakamla RI, yakni Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla TSNB Hutabarat dan Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Suwito.

Recent Posts

Menag: Pendidikan Pesantren Padukan Kecerdasan Akal dan Batin

MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Dalami Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur

MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…

2 jam yang lalu

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana

MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…

2 jam yang lalu

Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…

15 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

1 hari yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

1 hari yang lalu