Jumat, 3 Desember, 2021

PAN Usung Gus Ipul-Adi Wibowo di Pilwalkot Pasuruan 2020

MONITOR, Surabaya – Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pasuruan pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kami sudah sepakat dan siap memenangkan pasangan Gus Ipul-Adi Wibowo,” ungkap Sekretaris DPW PAN Jawa Timur (Jatim), Basuki Babussalam, kepada wartawan di Surabaya, Senin (31/8/2020).

Di Pilkada Kota Pasuruan, PAN sendiri memiliki dua kursi dan berkoalisi dengan beberapa partai politik setempat. PAN memutuskan sepakat berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah terlebih dahulu menyatakan dukungannya.

DPW PAN, menurut Basuki, juga menginstruksikan kepada DPD PAN Kota Pasuruan termasuk kader dan simpatisan untuk mengawal Gus Ipul-Adi Wibowo memenangkan pilkada nanti.

- Advertisement -

“Setelah ini surat rekomendasi dan formulir B1KWK yang merupakan berkas resmi untuk para calon mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera diserahkan,” ujarnya.

Kendati bukan kader PAN, Basuki mengatakan, pasangan tersebut memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas tinggi sehingga partai realistis untuk mengusung mereka demi kepentingan masyarakat Kota Pasuruan.

Basuki yang juga menjabat Ketua Fraksi PAN DPRD Jatim itu berharap, pasangan Gus Ipul-Adi Wibowo membawa Kota Pasuruan menjadi lebih baik, serta menjalankan komitmen untuk kesejahteraan rakyat setempat.

Di Kota Pasuruan, syarat minimal pendaftaran pasangan calon ke KPU setempat sebanyak enam kursi dari total 30 kursi di DPRD setempat periode 2019-2024.

Pilkada Kota Pasuruan juga diikuti pasangan Raharto Teno Prasetyo-M. Hasyim Asyari (TEGAS) yang diusung koalisi empat partai politik, yakni Partai Hanura yang memiliki tiga kursi, PDI Perjuangan dua kursi, Partai NasDem satu kursi dan Partai Gerindra tiga kursi.

Sedangkan pasangan Gus Ipul-Adi Wibowo bermodalkan koalisi PKB yang memiliki delapan kursi, Partai Golkar tujuh kursi, PKS tiga kursi dan PAN dua kursi.

Masih tersisa satu partai politik lagi, yaitu PPP dengan satu kursi yang belum menentukan sikap akan mengusung pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota yang mana.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER