PARLEMEN

MPR Anugerahi Gelar Almarhum Taufik Kiemas Sebagai Bapak Empat Pilar

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai sangat tepat jika MPR RI menganugerahkan almarhum Taufik Kiemas sebagai ‘Bapak Empat Pilar MPR RI’.

Mengingat, sambung dia, jasa beliau dalam membangun paradigma kebangsaan, merajut kebersamaan dalam keberagaman, dan menyatukan visi ke-Indonesiaan.

“Di saat tantangan zaman semakin kompleks dan laju modernisasi kehidupan kian mengancam jati diri ke-Indonesian, kita semakin menyadari, bahwa nilai-nilai Empat Pilar MPR RI yang digagas almarhum Taufik Kiemas beserta Ketua MPR RI sebelumnya KH.Hidaya Nur Wahid merupakan legasi yang sepatutnya kita jadikan warisan kebangsaan yang mesti dijaga, dirawat, dan yang lebih penting lagi, di hadirkan dalam setiap ruang publik dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Bamsoet dalam peringatan HUT ke-75 MPR RI, di Jakarta, Sabtu (29/8).

Mantan Ketua DPR RI ini juga menekankan, konstitusi dan MPR RI seperti dua sisi mata uang, sehingga satu dan lainnya tidak dapat dipisahkan. Karena itu, imbuh dia, peringatan Hari Ulang Tahun MPR merupakan wujud syukur atas kelancaran dan capaian kinerja pelaksanaan wewenang dan tugas MPR RI selama ini. Sekaligus sebagai momentun melakukan refleksi dan proyeksi terhadap peran MPR RI ke depan dalam sistem ketatanegaraan.

“Sebagai rumah kebangsaan, pengawal ideologi Pancasila, dan kedaulatan rakyat, MPR RI merupakan representasi daulat rakyat yang menjembatani berbagai aspirasi masyarakat dan daerah, yang mengedepankan etika politik kebangsaan, dengan selalu berusaha menciptakan suasana harmonis antar kekuatan sosial politik dan antar kelompok kepentingan untuk mencapai kemajuan bangsa dan negara,” papar politikus Golkar tersebut.

Tidak hanya itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, dalam setiap aktivitasnya, MPR RI selalu mengingatkan kepada seluruh komponen bangsa bahwa dalam menegakan kedaulatan rakyat dan kehidupan berdemokrasi memerlukan sikap dan tindakan saling menghormati.

Aktivitas kenegaraan, lanjut Bamsoet, harus selalu mengedepankan kejujuran, amanah, keteladanan, sikap toleransi, rasa malu, tanggung jawab, menjaga kehormatan, serta martabat diri sebagai warga bangsa.

“Karena itulah, MPR RI senantiasa menjadi pengatur cuaca dan iklim agar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam menghadapi berbagai tantangan bisa tetap teduh dan kondusif. Agar gerak roda penyelenggaraan negara dalam mewujudkan cita-cita nya tetap stabil, selaras dan seimbang,” ujar mantan ketua komisi III DPR ini.

“Sebagaimana ditunjukan almarhum Taufik Kiemas saat memimpin MPR RI pada periode 2009-2013 yang mendukung pemerintahan Presiden SBY, walaupun partai politiknya tak masuk dalam koalisi pemerintahan,” pungkas Bamsoet.

Recent Posts

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

46 menit yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

1 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

12 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

16 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

18 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

21 jam yang lalu