Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani, tampak sumringah saat meninjau secara langsung dua titik wifi baru yang terpasang kecamatan Jatinegara dan Kramatjati, pada Rabu (26/8) kemarin.
Zita mengaku dirinya melihat anak-anak sangat bersemangat dalam mengenyam pendidikan. Mereka rela berjalan jauh dari rumah demi bisa belajar dengan free wifi. Bahkan dikatakan Zita, mereka yang tidak memiliki gadget, terpaksa harus meminjam ke tetangga atau temannya.
Rasa haru Zita Anjani mendadak hilang saat dirinya mendengar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan membuka kembali bioskop. Ia menilai kebijakan tersebut harus ditimbang secara matang.
“Setelah bahagia melihat anak-anak bisa belajar, ketika sampai dirumah saya agak kaget membaca wacana pemprov mau buka bioksop. Kalau kita mau jujur pakai hati nurani, masyarakat Jakarta lebih membutuhkan Pendidikan merata berkualitas daripada nonton Boxoffice,” tandas putri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ini.
Zita berharap, Pemprov DKI lebih mengutamakan pendidikan daripada hal lain seperti sektor industri sinema. Menurutnya, anak-anak di Jakarta lebih membutuhkan bantuan pendidikan ketimbang nonton bioskop.
“Saya berharap DKI bisa utamakan pendidikan. Rakyat lebih butuh anak-anaknya bisa belajar, pemerintah tahu itu. Jadi, tolong jangan abaikan realitas sosial yang ada,” pintanya.
MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara penyerahan jenazah Wakil Presiden…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras agresi militer yang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, harga barang kebutuhan pokok (bapok) secara nasional…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan sejumlah agenda strategis Kementerian Agama dalam mendukung…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah, menilai serangan yang dilakukan…