Pimpinan DPR Minta Kinerjanya Diawasi Kelompok Buruh

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menemui massa buruh pada aksi unjuk rasa di Gedung DPR Senayan kemarin

MONITOR, Jakarta – Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja tengah dirancang DPR RI bersama tim perumus, yang didalamnya terdiri daai serikat buruh. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat menemui massa buruh yang menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa, 25 Agustus 2020 kemarin.

Legislator dari Fraksi Gerindra ini pun meminta massa buruh mengontrol dan mengawasi kinerja DPR agar dapat memperjuangkan aspirasi terkait RUU Cipta Kerja.

“Sebelumnya, bersama-sama teman-teman serikat pekerja, kami telah membentuk tim perumus yang membuahkan kesepahaman-kesepahaman untuk memasukkan aspirasi kawan-kawan dalam klaster RUU Cipta Kerja,” terang Dasco kepada para demonstran.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini memberi contoh aspirasi yang akan diperjuangkan oleh DPR. Dasco mengatakan seperti perselisihan buruh yang diperjuangkan dapat diproses dengan cepat.

“Saya kasih contoh, yang akan kami lakukan dalam aspirasi adalah misalnya perselisihan buruh yang sekarang ini memakan waktu bertahun-tahun sampai tingkat banding, tingkat MA (Mahkamah Agung) dan lain-lain, kita akan persingkat, sehingga prosesnya tidak bertele-tele dan menyesatkan semua pihak,” ucapnya.

Selanjutnya, ia meminta massa buruh mengontrol dan mengawasi kinerja DPR dalam menyusun omnibus law RUU Cipta Kerja. Hal itu agar aspirasi mereka diperjuangkan.

“Kami minta kepada kawan-kawan buruh sekalian untuk mengkontrol dan mengawasi agar kami bisa memperjuangkan sebaik-baiknya sesuai dengan apa yang sudah disepahami dengan kawan-kawan tim perumus,” pungkasnya.