BERITA

Libur panjang, Kepulauan Seribu Masih Jadi Idola Wisatawan

MONITOR, Jakarta – Kendati masih dalam suasana pandemi Covid – 19, sejumlah tempat wisata di Ibukota masih banyak dikunjungi wisatawan. Salah satunya adalah tempat wisata Kepulauan Seribu yang berada dikawasan Kabupaten Pulau Seribu, Provinsi DKI Jakarta.

Padatnya wisatawan yang mengunjungi tempat wisata Kepulauan Seribu, bisa terlihat dari jadwal keberangkatan kapal yang membawa wisatawan di dermaga Marina Ancol, Jakarta Utara.

Pesanan kapal yang menuju, Pulau Bidadari, Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka dan pulau lainnya di Kepulauan Seribu, penuh di booking.

“Iya mas, sekarang masuk liburan panjang, jadi pesanan kapal untuk liburan ke sejumlah pulau di kepulauan seribu ada peningkatan dihari-hari biasa,” ujar salah seorang petugas di Dermaga Marina, Ancol, Sabtu, (22/8).

Pantauan MONITOR, di Dermaga Marina, tak hanya kapal pesanan yang sudah banyak di booking wisatawan, kapal leguler yang melayani keberangkatan wisatawan ke Pulau Seribu pun disesaki penumpang bahkan pihak pelabuhan terpaksa menyediakan kapal kecil sebagai kapal tambahan.

“Ini kan masih situasi Covid – 19, untuk menghindari penumpukan di dalam kapal terpaksa kami sediakan kapal kecil sebagai kapal tambahan,” ujar petugas.

Petugas pun terlihat aktif mengingatkan wisatawan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan memeriksa suhu tubuh serta memberi hand sanitiser kepada wisatawan yang akan masuk kapal.

Di lokasi, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, yang kebetulan akan berkunjung ke Pulau Seribu, mengatakan, banyaknya wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburnya ke Pulau Seribu harus dijadikan nilai positif oleh Pemprov DKI untuk terus meningkatkan sektor wisata di Kepulauan Seribu.

“Ini harus jadi nilai positif bagi Pemprov DKI melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI untuk terus meningkatkan dan melakukan promosi dan sosialisasi wisata di Pulau Seribu,” ujar Taufik.

Manyinggung soal situasi pandemi Covid – 19, dijelaskan Taufik hal tersebut jangan jadi penghambat untuk memajukan sektor wisatawan ke DKI Jakarta.

“Selama protokol kesehatannya diperhatikan benar-benar, saya kira tidak masalah. Menyelesaikan pandemi Covid-19 ini kan bagaimana kita mengikuti atauran pemerintah dalam menghentikan penyebaran Covid – 19, dengan patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Recent Posts

Dari Gedung Juang, Semangat UMKM Kabupaten Bekasi Tumbuh dan Berkembang

MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…

6 jam yang lalu

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

18 jam yang lalu

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…

19 jam yang lalu

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

1 hari yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

2 hari yang lalu