Categories: PARLEMENPEMERINTAHAN

Berkontribusi Besar Pada PDB Nasional, DPR Apresiasi Kinerja Menteri Pertanian

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang memastikan pangan nasional tetap berproduksi di tengah krisis pandemi Covid 19. Menurut dia, Kementan berhasil memberi kontribusi besar pada PDB nasional, yakni sebesar 16,4 persen.

“Berkat dorongan Pak Mentan, para petani kita disaat pandemi ini masih tetap melakukan kegiatan menanam, sehingga sektor pertanian berkontribusi besar pada PDB nasional sebanyak 16,24 persen,” ujar Andi Akmal melalu video conference, Selasa, 18 Agustus 2020.

Dikatakam Andi Akmal, capaian ini harus jadi momentum bahwa sektor pertanian merupakam sektor strategis yang wajib mendapat perhatian lebih dari negara. Apalagi, kenaikan ini terjadi disaat sektor lainnya menurun.

“Jadi sudah seharusnya kita berkaca pada kontribusi pertanian yang begitu besar, negara bisa menyadari bahwa betapa pentingnya sektor pertanian ini dan harus mendapat perhatian khusus,” katanya.

Karena itu, Andi Akmal mendukung langkah Mentan Syahrul yang mengawali kinerjanya dengan pijakan satu data pertanian. Dia menilai, selama ini data pertanian berasal dari data Kementerian atau Lembaga lain yang selalu bertentangan.

“Dengan data, kita akan mengetahui berapa jumlah produksi serta kebutuhan konsumsi masyarakat. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian lain bisa dilihat dari data yang valid. Misalnya sesuai data tunggal pada Desember mendatang kita akan mempunyai stok beras yang cukup besar, yakni 4,5 juta ton. Ini angka yang sangat bagus dan sudah dikonfirmasi BPS,” katanya.

Di samping itu, Andi Akmal juga mengapresiasi Kebijakan impor Kementan yang mulai berkurang. Bahkan di era kepeimpinan Mentan Syahrul, Indonesia sudah melakukan eskpor jagung dan beras ke berbagai negara.

“Ini menandakan bahwa produksi dalam negeri sangat mencukupi. Berdasarkan undang-undang pangan No 18 Tahun 2012, kita memang diamanatkan untuk bisa mandiri pangan dan berdaulat. alAmdulillah kita bisa menuju kesana,” katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa pihaknya tetap akan bekerja meski pandemi global belum berakhir. Dia juga telah memerintahkan jajaran kerjanya untuk berakselerasi dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.

“Pertumbuhan di sektor pertanian yang kian meningkat harus menjadi titik balik dari apa yang ingin kita capai. Orang yang paling sedikit terpapar virus covid-19 itu di pertanian. Maka dari itu manfaatkan kondisi ini untuk melakukan pertumbuhan pertanian,” tutupnya.

Recent Posts

Legislator Dorong Optimalisasi Pelindungan PMI Buntut 1.200 WNI Jadi Korban Sindikat Online Scam

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…

26 menit yang lalu

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…

28 menit yang lalu

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

MONITOR, Banjarbaru – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui…

4 jam yang lalu

Menaker: SDM Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

MONITOR, Pelalawan — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci…

11 jam yang lalu

TNI Bangun Sumur Bor untuk Warga Bokimaake melalui Program TMMD

MONITOR, Halmahera Timur - Harapan warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, untuk…

12 jam yang lalu

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II…

12 jam yang lalu