Syukur Atas Nikmat Kemerdekaan RI Dapat Diwujudkan dalam Tiga Hal

Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsyi

MONITOR, Jakarta – Rasa syukur atas nikmat kemerdekaan RI yang telah memasuki usia 75 tahun disebut dapat diwujudkan ke dalam tiga hal.

Hal itu diungkapkan oleh Politikus PKS, Aboe Bakar Alhabsyi, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-75.

Pria yang akrab disapa Habib itu mengungkapkan bahwa semua pihak wajib mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa.

“Alhamdulillah kita sudah menikmati kemerdekaan ini selama 75 tahun, tentunya hal ini wajib kita syukuri, karena dengan nikmat kemerdekaan ini kita bebas dan merdeka untuk melakukan segala hal, kita bisa mendapat pendidikan, bisa mengakses kesehatan, bisa berkumpul dan berserikat, kita juga bebas mengeluarkan pendapat,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (17/8/2020).

Menurut Habib, syukur atas nikmat kemerdekaan ini dapat diwujudkan dalam tiga hal.

“Pertama secara harfiah, kita ucapkan syukur Alhamdulillah, inilah ungkapan terima kasih kita kepada Allah SWT, selain itu kita panjatkan doa agar Allah SWT senantiasa merawat bangsa dan negara ini, kita mohonkan agar kedaulatan negara ini terus dilindungi oleh yang Maha Kuasa,” ujarnya.

Kedua, Habib mengatakan, syukur itu dilakukan dengan merawat kemerdekaan, yaitu dengan menjaga sendi-sendi kedaulatan bangsa. Menurut Habib, semua pihak harus memastikan bahwa negara ini diselenggarakan sesuai dengan konstitusi, kita pastikan arahnya tepat sesuai dengan cita-cita bangsa menuju Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Selain itu, kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Dan yang paling penting, kita semua mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan,” katanya.

Ketiga, lanjut Habib, syukur atas kemerdekaan dilaksanakan dengan mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan.

“Kita isi kemerdekaan ini dengan upaya sekuat tenaga untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.