Senin, 20 September, 2021

Di Upacara HUT RI ke-75, PDIP Perintahkan Kader Gelorakan Gotong Royong Hadapi Covid-19

MONITOR, Jakarta – Semangat perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 disebut harus memperkuat optimisme seluruh rakyat untuk bisa bertahan dan melewati masa sulit akibat pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto saat memimpin upacara perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-75 di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (17/8/2020).

Hasto mengungkapkan bahwa bahwa gotong royong dan kerja bersama, seperti saat pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan, adalah kunci mengatasi pandemi.

“Pandemi bisa diatasi dengan cara gotong royong, bahu membahu dalam situasi yang sulit ini. Seluruh Tiga Pilar Partai diwajibkan untuk menggelorakan semangat gotong royong tersebut,” ungkapnya.

- Advertisement -

Selain itu, lanjut Hasto, kader PDIP harus mengedepankan program realokasi anggaran untuk rakyat, program memperkuat imunitas tubuh serta kedisiplinan mencegah Covid-19. 

Di luar hal tersebut, Hasto menegaskan, seluruh Tiga Pilar Partai wajib mengedepankan program padat karya, mendorong gerakan menanam tanaman yang bisa dimakan guna mencegah krisis pangan. 

Bagi PDIP, menurut Hasto, semangat berdikari dan percaya pada kekuatan sendiri harus dikedepankan. Dalam situasi pandemi ini sangatlah relevan mengingat pesan Bapak Bangsa Presiden RI Pertama Soekarno atau Bung Karno.

“Bahwa di dalam menghadapi berbagai kesulitan, maka persatuan dengan rakyat adalah hal terbaik,” ujarnya.

“Dirgahayu kemerdekaan RI ke 75. Semoga kita menjadi bangsa yang berani meletakkan nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri. Sebab hanya bangsa yang berani meletakkan nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri, akan berdiri dengan kuatnya. Itulah pesan Bapak Bangsa kita,” kata Hasto menambahkan.

Di acara itu, Hasto ditemani oleh jajaran DPP PDIP seperti Sri Rahayu dan Nusyirwan Soejono. Hadir juga jajaran DPD PDIP Jakarta yang dipimpin Ketuanya Adi Wijaya. Peserta upacara yang dibatasi 75 orang sejalan dengan protokol Covid-19 dan memakai pakaian adat Nusantara.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER