Tim GTPP Covid-19 Kota Depok, memberikan surat penghetian sementara operasional pusat perbelanjaan Giant Margo City
MONITOR, Depok – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Depok memutuskan menutup sementara operasional pusat perbelanjaan Giant Margo City, selama 10 hari. Penutupan ini dilakukan menyusul adanya satu karyawan terkonfirmasi positif Covid-19.
“Untuk mencegah penularan kasus Covid-19, mulai 15 hingga 25 Agustus 2020 Giant Margo City ditutup untuk sementara,” kata Ketua GTPP Covid-19 Kota Depok Mohammad Idris, dalam keterangan resminya, Jumat (14/08/2020) malam.
Karena itu, kata Idris, selama penutupan berlangsung, pihak Giant Margo City diminta untuk melakukan mitigasi di seluruh area pusat perbelanjaannya.
Kemudian, melakukan pengecekan kesehatan bagi seluruh karyawan, terutama untuk yang belum melakukan swab PCR. Melakukan isolasi mandiri bagi seluruh karyawan.
“Dan melaporkan setiap perkembangan penanganan kasus kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok,” ujarnya.
Sebelumnya, Tim GTPP Kota Depok menemukan adanya satu kasus infeksi virus corona di pusat perbelanjaan Giant, Margo City, Kota Depok.
Dalam temuan 1 kasus tersebut, sebanyak 75 orang karyawan yang kontak erat dengan pasien telah melakukan isolasi mandiri. Bahkan, terhadap puluhan karyawan tersebut juga telah dilakukan tes Swab PCR.
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…