Statusnya Meningkat, Pangdam Kasuari Resmikan Yonzipur 20/Pawbili Pelle Alang

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, saat meresmikan Yonzipur 20/PPA di lapangan upacara Yonzipur 20/PPA, Klalin I, Aimas, Sorong, Papua Barat, Selasa (11/8/2020). (Dok. Pendam XVIII/Kasuari)

MONITOR, Sorong – Sejalan dengan rencana strategi penataan organisasi periode 2020-2024 tentang pembangunan kekuatan, kemampuan dan gelar Kodam XVIII/Kasuari, maka pada 2020 ini rencananya akan dilaksanakan secara bertahap peresmian beberapa satuan baru, peningkatan status dan alih komando dan pengendalian (kodal) guna melengkapi organisasi dan tugas (orgas) yang telah ada saat ini.

Hal ini diungkapkan Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra, dalam amanatnya saat memimpin langsung upacara peresmian Denzipur 13/Pawbili Pelle Alang (PPA) menjadi Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 20/PPA di lapangan upacara Yonzipur 20/PPA, Klalin I, Aimas, Sorong, Papua Barat, Selasa (11/8/2020).

“Sehubungan dengan itu, maka pada hari ini saya resmikan pengembangan Denzipur 13/PPA menjadi Batalyon Zeni Tempur 20/Pawbili Pelle Alang Kodam XVIII/Kasuari, berdasarkan  peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/352/IV/2020 tanggal 23 April 2020 tentang persetujuan pembentukan satuan baru di jajaran Kodam XVIII/Kasuari, termasuk di dalamnya adalah berdirinya Yonzipur 20/PPA sebagai bagian dari Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur) yang langsung berada di bawah komando dan pengendalian Pangdam XVIII/Kasuari,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima MONITOR.CO, Jakarta, Selasa (11/8/2020).

Ali juga sekaligus melantik Mayor Czi Donny Pramudya Mahardi, alumni Akmil 2003 sebagai Komandan Yonziour 20/PPA pertama.

“Dengan peningkatkan status satuan menjadi batalyon, maka saya berharap pembinaan satuan harus lebih baik, terarah dan terukur melalui tata kelola manajerial dan kepemimpinan lapangan yang andal. Sejalan dengan meningkatnya kekuatan satuan menjadi batalyon, maka kualitas kemampuan taktis dan teknis Satuan Zeni Tempur harus lebih baik dan lebih profesional, serta modern, sejalan dengan tantangan tugas yang dihadapi ke depan yang semakin besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali mengatakan, kondisi geografis wilayah Provinsi Papua Barat yang sangat luas dengan kondisi alam yang terpotong-potong, curah hujan yang tinggi dan jaring jalan antar kabupaten yang terbatas, menjadi kendala dalam mobilitas satuan. Selain itu, wilayah Papua Barat merupakan daerah rangkaian cincin api, sehingga menjadi daerah yang rawan terjadi bencana alam berupa gempa atau tsunami, banjir dan longsor. 

“Dihadapkan dengan tantangan alam tersebut maka Kodam XVIII/Kasuari sangat membutuhkan kemampuan Satuan Zeni yang mampu dikerahkan ke berbagai wilayah untuk memudahkan dukungan mobilitas pasukan serta membantu penanganan bencana alam yang mungkin terjadi di wilayah Provinsi Papua Barat,” katanya.

Selanjutnya, Ali berharap agar para Staf dan Kabalak Kodam terkait merencanakan secara bertahap pengembangan Orgas Yonzipur 20/PPA. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan penataan personel dan material alat berat Zeni (Alberzi), serta penambahan pangkalan baru sesuai dengan TOP/DSPP Batalyon Zipur. 

“Untuk penambahan Kompi Yonzipur yang baru, sesuai dengan kondisi geografis wilayah Papua Barat yang medannya terpotong-potong dan terbatas jalur transportasi daratnya, maka saya harapkan para Asisten dan Kabalak terkait agar menyiapkan lokasi pembangunan pangkalan tambahan yang dekat dari Makodam di sekitar wilayah Kabupaten Manokwari, sehingga ke depan gelar Yonzipur 20/PPA dapat lebih mudah digerakkan dalam mendukung tugas-tugas Kodam XVIII/Kasuari,” ungkapnya.

“Laksanakan penataan dan perawatan pangkalan, pelihara dan tingkatkan soliditas antar satuan, antar instansi dan Polri, dengan melaksanakan kegiatan integratif. Pelihara dan tingkatkan kesehatan tubuh melalui kegiatan olah raga serta patuhi protokol kesehatan Covid-19 agar tetap sehat,” ujar Ali menambahkan.

Upacara itu dihadiri Danrem berikut para pejabat Korem 181/PVT, Irdam dan para Asisten Kasdam XVIII/Kasuari, Forkompimda Kabupaten Sorong, pejabat Pasmar 3 TNI AL, Brimob dan Polres Sorong, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Sorong.

Usai upacara dilanjutkan dengan demonstrasi yel-yel Yonzipur 20/PPA, kemampuan Jihandak dan Bela Diri Militer (BDM).

Selanjutnya Ali pun memberikan piala, piagam dan uang pembinaan kepada pemenang Juara I lomba kejuaraan BDM Perorangan tingkat Kodam XVIII/Kasuari yang dimenangkan Serda Yosis Yopie Rumbewas (Yonif RK 762/VYS), yang sekaligus menjadi Juara Favorit 1 di tingkat Angkatan Darat (Kejuaraan BDM Terbesar Piala Kasad 2020). 

Piala, piagam dan uang pembinaan juga diberikan kepada Juara I BDM Beregu Tingkat Kodam XVIII/Kasuagi, yang diraih oleh Tim BDM dari Yonif 764/IB.

Pada kesempatan ini, Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari Retno Ali Hamdan Bogra juga menggelar kegiatan Pengangkatan Ketua Persit KCK Cab XXI Yon Zipur 20 PD XIII/Kasuari, yang diberikan kepada Mita Donny Pramudya Mahardi.