Dilantik MA, Doni Primanto Joewono Resmi Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia

Doni Primanto Joewono (tengah) mengucapkan sumpah jabatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia di hadapan Ketua Mahkamah Agung, Muhammad Syarifuddin (kiri). (dok Bank Indonesia)

MONITOR, Jakarta – Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin, pada hari ini, Selasa (11/8/2020) resmi melantik Doni Primanto Joewono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Doni menggantikan Erwin Rijanto, yang telah habis masa jabatan pada 17 Juni 2020.

Doni menyampaikan siap mendukung dan bekerja sama dengan Gubernur beserta Anggota Dewan Gubernur lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait dalam upaya pemulihan ekonomi Indonesia di masa pandemi COVID-19 ini. Dia ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2020 tanggal 30 Juli 2020.

“Masa jabatan ini berlaku selama 5 (lima) tahun,” demikian keterangan tertulis BI (11/8/2020).

Doni lahir pada tahun 1965 di Surabaya. Menempuh pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS) pada tahun 1988, Doni melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Universitas Indonesia jurusan Administrasi pada tahun 2004.

Doni memulai karirnya di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan Moneter pada tahun 1991 dan melanjutkan karir di bidang statistik. Pada tahun 2005-2008, Doni diberikan kesempatan untuk menjadi Peneliti Ekonomi Senior di Kantor Perwakilan BI London, dan kembali bertugas di Jakarta di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Doni pada awal karirnya banyak terlibat dalam membangun sistem pengelolaan moneter, seperti mempersiapkan terbitnya obligasi pemerintah, membangun sistem pelaporan Lalu Lintas Devisa (LLD), dan mengkoordinasikan penyelenggaraan Rakornas TPID.

Dalam karirnya di daerah bersama Kepala Daerah mendapat penghargaan sebagai TPID terbaik di Solo tahun 2012 dan DKI Jakarta tahun 2017. Saat ini Doni menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia, setelah sebelumnya dipercaya oleh Gubernur Bank Indonesia tiga kali memimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Solo, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Doni memiliki pengalaman pada bidang ekonomi dan keuangan regional, sistem keuangan, manajemen intern, sektor riil dan UMKM, serta strategi organisasi dan manajemen Sumber Daya Manusia. Doni juga telah mengikuti Program Pendidikan LEMHANAS pada tahun 2018.

Dengan demikian, susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia menjadi sebagai berikut:

Gubernur: Perry Warjiyo
Deputi Gubernur Senior: Destry Damayanti
Deputi Gubernur:
– Sugeng
– Rosmaya Hadi
– Dody Budi Waluyo
– Doni Primanto Joewono