Terdampak Covid-19, Produktivitas Industri Galangan Kapal Terpuruk

Ilustrasi industri galangan kapal

MONITOR, Jakarta – Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Industri galangan kapal di Indonesia mengalami keterpurukan. Oleh karenannya, OK OCE Maritim meminta adanya perhatian pemerintah dengan memberi stimulan bagi pelaku usaha galangan kapal.

Menurut Ketua Umum OK OCE Maritim Indonesia, RA Victor Aritonang, untuk mendukung visi Poros Maritim Dunia oleh Presiden Joko Widodo, maka usaha galangan kapal harus menjadi perhatian pemerintah.

“Sejak Covid-19 menyerang negara kita, produktifitas industri galangan kapal mengalami penurunan yang sangat drastis.Karena itu kami harapkan segera ada stimulan dari pemerintah untuk menyelamatkan sektor ini,” ujar Victor, kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Menurutnya, stimulan yang diharapkan oleh pengusaha galangan kapal antara lain adalah kebijakan keringanan pajak, kebijakan restrukturisasi pinjaman dan mengutamakan keterlibatan pengusaha nasional dalam pengadaan kapal untuk keperluan pemerintah.

Victor juga berharap tidak terjadi pemutusan hubungan kerja besar-besaran di sektor industri galangan kapal karena ketidakmampuan dari pelaku usaha untuk bertahan dari efek pandemi ini.

Sebab, jika itu terjadi maka dampaknya akan menyebabkan ribuan orang yang bekerja di sektor tersebut menjadi pengagguran.

Diketahui, dkutip oleh Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), proyeksi kinerja industri galangan kapal tahun ini akan minus karena permintaan pembuatan dan reperasi kapal menurun.

“Salah satu upaya yang dilakukan agar dapat bertahan dalam masa pandemi ini adalah menekan biaya dan memanfaatkan stimulus terkait restrukturisasi pinjaman,” kata Victor.

Melihat kondisi tersebut, Victor mengharapkan stimulan yang diberikan oleh pemerintah dapat membantu industri galangan kapal dapat bertahan dalam menghadapi situasi keterpurukan saat ini.