BERITA

Pembebasan Lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 Capai 18,76%

MONITOR, Probolinggo – Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 Km yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, saat ini tengah memasuki tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 Probolinggo-Besuki.

Hal ini terungkap saat Komisaris Jasa Marga Adrian Chaniago, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Arsal Ismail, dan Direktur Bisnis Jasa Marga Mohammad Sofyan mengunjungi jalan tol yang menjadi bagian jaringan Tol Trans Jawa tersebut, Jumat (7/8).

Menurut Direktur Utama PT JPB D. Hari Pratama, hingga 31 Juli 2020, pembebasan lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 Probolinggo-Besuki sepanjang 29,6 Km mencapai 18,76%, sehingga pekerjaan konstruksi belum dapat dilaksanakan.

Ia memerinci, kebutuhan lahan di Seksi 1 Kabupaten Probolinggo sebanyak 1.953 bidang dengan luas 2.570.177 m2.

“Saat ini, lahan bebas milik masyarakat sebanyak 62 bidang dengan luas 44.833 m2,” ujar Hari saat mendampingi kunjungan Direksi Jasa Marga ke Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi.

Sebelumnya, Hari meneruskan, PT JPB telah mengantongi Surat Keputusan (SK) penetapan lokasi dari Gubernur Jawa Timur untuk wilayah Probolinggo pada tahun 2018, sedangkan untuk Situbondo dan Banyuwangi SK penetapan lokasi diperoleh pada tahun 2019 dan 2020. Ia berharap dalam waktu dekat ini untuk Situbondo dan Banyuwangi sudah dapat dilakukan pembayaran lahan.

Terkait pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK), Hari mengaku, PT JPB telah menyalurkan sebesar Rp18,75 miliar. Jumlah tersebut disalurkan melalui PPK Pengadaan Tanah Probowangi I kepada para warga di 2 lokasi yang terdampak pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi yaitu Desa Sukomulyo dan Kelurahan Semampir.

“Selain tanah yang sudah dibayar UGK nya di 2 lokasi tersebut, kami juga telah mengantongi Ijin Pinjam Pakai Kawasan hutan (IPPKH) milik Perhutani seluas 437.300 m2, sehingga total lahan yang bebas seluas 482.133 m2 atau sebesar 18,76% dari total kebutuhan lahan Seksi 1,” lanjutnya.

Jasa Marga mengharapkan dukungan Pemerintah untuk mempercepat pembebasan lahan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, agar target untuk memulai konstruksi di tahun 2020 ini dapat direalisasikan.

Jalan Tol Probowangi memiliki panjang total 171,516 km yang terbagi menjadi tiga seksi. Ketiga seksi itu adalah Seksi 1 Probolinggo-Besuki (29,6 km), Seksi 2 Besuki-Bajulmati (110,875 km), dan Seksi 3 Bajulmati-Ketapang (31,041 km). Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi akan menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Konsesi untuk pembangunan jalan tol ini adalah 35 tahun dengan dana investasi mencapai Rp23,3 triliun.

Recent Posts

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

8 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

11 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

11 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

1 hari yang lalu

IPIM Banten Sambut Positif Terpilihnya Prof. Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI Petama

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum PW IPIM Provinsi Banten, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyambut…

2 hari yang lalu