POLITIK

Ulang Kemenangan 2009, Ibas: Tingkatkan Kinerja dan Sinergitas

MONITOR, Jakarta – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa Partai Demokrat harus selalu berada di hati dan pikiran rakyat.

Ibas pun menekankan posisi itu harus diikuti dengan meningkatkan kinerja dan sinergitas seluruh kader partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Kita boleh di luar pemerintahan, tetapi kita tidak boleh di luar hati dan pikiran rakyat Indonesia. We must in the heart and mind of the people. Mari kita tingkatkan kinerja serta sinergi dengan cerdas dan ikhlas. ‘Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit’, kalau kata Mas AHY,” ungkap Ibas saat kegiatan silaturahmi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan anggotanya di DPR, Senayan, Kamis (6/8/2020).

Merespons sambutan Ibas, AHY menyatakan bahwa Partai Demokrat memang sepatutnya senantiasa hadir di tengah-tengah rakyat. “Saya sepakat dengan Mas Ibas. Kepentingan Demokrat adalah terus menerus dan semakin kuat menyalurkan aspirasi rakyat. Kita sama-sama ingin mewujudkan harapan rakyat,” katanya.

Untuk itu, Ibas dan AHY optimistis rakyat akan semakin menerima Partai Demokrat. Menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, Demokrat bakal menjadi pilihan rakyat. Mengulang kemenangan Pileg 2009. Sebab, menurut AHY, para kader Partai Demokrat, terlebih yang berada di Senayan, menunjukkan konsistensi dan kepeduliannya.

“Tentu ruangan-ruangan itu cukup untuk 54 anggota FPD (Fraksi Partai Demokrat) saat ini. Namun, nanti 2024, kita buat ruangan itu tidak cukup,” ujar AHY saat mengunjungi ruangan Fraksi Partai Demokrat di lantai 9 dan 10 Gedung Nusantara I. 

Ibas mengatakan, selain fokus dan secara konsekuen menjalankan AD/ART partai. Setiap anggota FPD pun juga diwajibkan menjalankan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Dalam kesempatannya itu, Ibas juga menyinggung kesulitan rakyat di tengah pandemi saat ini. Pertama, soal keselamatan nyawa manusia dan kedua menyangkut perekonomian serta kesejahteraan. 

“Kita tidak bisa berdiam diri. Parlemen di masa pandemi ini berbeda. Untuk itu saya ingin mengajak kita semua untuk mengawal kedua prioritas tersebut. There’s a saying: actions louder than words. Kita harus bersatu bergerak dalam kesunyian dan ketidakpastian ini. Demi rakyat kita,” kata legislator dari Dapil Jawa Timur VII itu.

Recent Posts

Konflik Timur Tengah Memanas, Komnas Haji: Keputusan Arab Saudi Jadi Penentu Keberangkatan Haji 2026

MONITOR, Ciputat – Menjelang pemberangkatan kelompok terbang (kloter) perdana ibadah haji 2026 M/1447 H yang…

2 jam yang lalu

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Uskup Asia Juli 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menerima audiensi Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Antonius…

2 jam yang lalu

Tegaskan Kepengurusan Sah di Bawah Gugum Ridho Putra, DPP PBB: Tolak Penunjukan Pj Ketum

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho…

2 jam yang lalu

Ketua Banggar DPR: Subsidi Salah Sasaran Capai 80 Persen, Bebani APBN

MONITOR, Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyoroti masih tingginya ketidaktepatan…

3 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Dua Juta Paket Bantuan Jelang Idulfitri 1447 H

MONITOR, Jakart - Kementerian Agama terus mendorong optimalisasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat…

4 jam yang lalu

KKP Tetapkan Baseline Emisi Lamun demi Target Penurunan Emisi Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan penyusunan baseline emisi gas rumah kaca…

8 jam yang lalu