Prabowo Akan Dikukuhkan Lagi Jadi Ketum Gerindra Lewat KLB

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/ Twitter

MONITOR, Jakarta – Prabowo Subianto akan dikukuhkan kembali sebagai Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra lewat Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar pada Sabtu (8/8/2020).

“Hal ini (pengukuhan) merupakan sebuah lanjutan dari keputusan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tanggal 4 Juni lalu yang meminta kesediaan Prabowo untuk melanjutkan kepemimpinannya di Partai Gerindra, baik sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum,” Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/7/2020).

Muzani mengatakan, saat Rapimnas pada 4 Juni 2020 lalu, Prabowo memberikan jawaban bersedia untuk kembali memimpin Gerindra lima tahun ke depan dan itu melegakan bagi para kader.

Menurut Muzani, KLB akan membahas pertanggungjawaban DPP yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan pandangan dari DPD sekaligus penetapan Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra,” katanya.

Muzani menjelaskan, merujuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kongres harus digelar pada 2020 ini. Namun, menurut Muzani, karena pelaksanaan kongres di tengah situasi pandemi Covid-19, maka Rapimnas memutuskan agar kongres pertama diselenggarakan secara luar biasa.

“Dari sisi waktu, tahun 2020 itu berarti telah berakhirnya masa mandat yang diberikan oleh Kongres Luar Biasa lima tahun yang lalu. Tetapi karena keadaannya luar biasa, di mana tidak dimungkinkan perkumpulan yang banyak,” ujarnya.

Muzani menyampaikan, merujuk situasi pandemi Covid-19, makankongres tidak memungkinkan untuk dihadiri ribuan kader Partai Gerindra yang jumlah peserta kongres diperkirakan dapat mencapai 2.500 hingga 3.000 orang mulai dari pengurus DPC, DPD dan DPP.

Karena itu, menurut Muzani, pelaksanaan KLB akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat misalnya para pengurus DPD, DPP dan Dewan Pembina yang merupakan peserta kongres, semuanya harus menjalani uji swab.

“Selanjutnya, para peserta kongres harus mengenakan masker dan sarung tangan serta rutin mencuci tangan. Uji swab yang kita lakukan kepada semua peserta kongres adalah bagian dari cara kami menaati protokol kesehatan di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Muzani mengatakan, KLB rencananya akan diselenggarakan secara virtual dan fisik, peserta yang hadir secara virtual merupakan para pengurus DPC seluruh Indonesia dan sebagian pengurus DPP.

Sementara itu, Muzani menambahkan, peserta KLB yang hadir secara fisik adalah pengurus DPD yang mendapatkan mandat dari DPC di provinsinya, Dewan Pembina dan pengurus DPP.