Diajak Gerindra Sepeda Bareng di Ancol, Ketegasan Golkar Nolak Reklamasi Diuji

Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, M Taufik/ dok: Asep Saepudin

MONITOR, Jakarta – Ketegasan Fraksi Golkar DPRD DKI menolak reklamasi perluasan kawasan Ancol sedang diuji. Ini setelah adanya ajakan dari Partai Gerindra ke Golkar untuk bersepeda bareng di kawasan Hotel Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (19/7).

Ajakan Gerindra ke Golkar untuk bersepeda bareng di Ancol dan bergabung dengan Koalisi Sepeda Untuk Jakarta, dibenarkan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, M Taufik.

“Bener Golkar kami ajak bergabung di Koalisi Sepeda Untuk Jakarta,” ujar Taufik saat dikonfirmasi MONITOR, Kamis, (16/7).

Namun Taufik berkilah, kalau ajakan bersepeda bareng tersebut dalam upaya ‘membungkam’ suara Golkar yang tegas menolak reklamasi perluasan Ancol.

“Gak ada, ini untuk Jakarta sehat. Engga ada hubungannya dengan lain-lain semua boleh ikut,” tegasnya.

Dikatakan Taufik, goes sepeda bareng yang digagasnya bersama PDIP dan Demokrat terbuka untuk siapa saja dan partai mapapun.

“Ini kan untuk kesehatan. Jadi siapa saja boleh gabung,” cetusnya.

“Waktu awal kita goes sepeda bareng di Pantai Indah Kapuk (PIK) bareng PDIP dan Demokrat, saya bilang Minggu depan pasti ada tambahan partai lain yang ikut gabung. Nah, partai itu Golkar,” sambungnya.

Terpisah, Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mengamini kalau partainya mendapat undangan dari Koalisi Sepeda Untuk Jakarta, bersepeda bareng di kawasan Ancol.

Namun Baco menegaskan, ajakan Gerindra tersebut tidak akan mempengaruhi pandangan partainya dalam menyoal reklamasi perluasan Ancol.

“Kalau sikap Golkar terhadap reklamasi perluasan Ancol tidak akan berubah. Kalau ajakan acara bersepeda itu hanya bagian dari olah raga untuk sehat saja,” terangnya.

Dikatakan Baco, untuk acara sepeda bareng Koalisi Sepeda Untuk Jakarta, dari Golkar kemungkinan besar Ketua DPD Partai Golkar Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar bakal hadir.

Diketahui Fraksi Golkar saat ini kenceng menyoroti kebijakan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, yang mengeluarkan izin reklamasi perluasan kawasan Ancol.

“Sikap Fraksi Golkar sangat jelas. Menolak reklamasi perluasan Ancol apapun ceritanya,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, kepada MONITOR, Selasa (14/).

Dikatakan Baco, banyak alasan ketika fraksinya harus menolak reklamasi perluasan Ancol, diantaranya Anies melalui anak buahnya tidak pernah menjelaskan konsep yang jelas tentang perluasan Ancol yang dimaksud. Anies pun tidak pernah menjelaskan anggaran yang akan digunakan.