Sidang Putusan Digelar Virtual, Novel Baswedan: Apa yang Mau Diharapkan?

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (dok: net)

MONITOR, Jakarta – Hari ini sidang kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, kembali digelar, Kamis (16/7). Sidang pun digelar secara virtual tanpa menghadirkan dua terdakwa di PN Jakarta Utara.

Sehari sebelum sidang ini digelar, Novel pun mengaku pesimis dengan hasil putusan yang akan dibacakan majelis hakim. Apalagi, banyak yang menilai sidang kasus penyerangan terhadap Novel ini seperti sebuah sandiwara.

“Sidang penyerangan terhadap saya besok (Kamis) putusan. Banyak yg katakan bahwa sidang ini seperti sidang sandiwara. Saya juga yakini itu,” kata Novel Baswedan, Rabu (15/7).

Selain pesimis, sepupu Anies Baswedan ini tampaknya tidak mau berharap banyak dengan putusan sidang yang dilaksanakan hari Kamis ini. Menurut Novel, ada banyak kejanggalan dalam sidang perkara itu.

“Dengan banyak kejanggalan dan masalah, lalu apa yang mau diharap? Ini justru pembuktian apa benar Indonesia berbahaya bagi orang yang mau memberantas korupsi?” tandasnya.