Rangkul Kaum Milennial, Jokowi Diminta Jangan ‘Ngasal’ Milih Menteri

Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers terkait penanganan Covid-19. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo dipuji banyak kalangan ketika pertama kalinya merekrut beberapa anak muda milennial untuk masuk dalam lingkaran Istana. Ada yang menjadi Menteri, ada juga yang ditunjuk sebagai Staf khusus Presiden.

Mengenai hal ini, Peneliti Senior Pusat Penelitian Politik LIPI Siti Zuhro meyakini secara optimis bahwa anak-anak muda juga bisa diajak kolaborasi membangun Negara. Bahkan, generasi ini diakini bisa melakukan terobosan baru ketika masuk dalam lingkup pemerintahan.

Di sisi lain, Siti Zuhro mengingatkan Presiden Joko Widodo agar tidak ‘asal tunjuk’ dalam memilih orang-orang yang dipercaya untuk mengurus negara.

“Dengan pak Jokowi mengumumkan untuk merekrut banyak milennial, saya tidak benci dengan milennial, saya juga suka dengan anak-anak muda, akan tetapi ini kan sedang mengurus negara,” kritik Siti Zuhro, dalam sebuah kesempatan diskusi online.

Ia pun meminta Presiden untuk menempatkan orang-orang ahli di dalam kabinetnya, serta mengetahui jelas track record orang yang bersangkutan itu.

“Ini jangan trial and error. Merekrut pimpinan di lembaga yang kurang pas, kurang akurat, jadi tidak salah. Ini harus ada intropeksi disana. Jangan coba-coba, mengurus negara ini besar sekali,” tandasnya mengingatkan.