Berkat Pilkada Ditunda, Tito Karnavian Dinilai sebagai Menteri Paling Responsif

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

MONITOR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendapatkan penilaian baik di mata publik selama masa pandemi berlangsung. Dari hasil survei nasional yang digelar Indonesia Political Opinion (IPO) yang digelar pada 8-25 Juni lalu, Tito dinilai sebagai menteri yang paling responsif.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, mengatakan penilaian tersebut berkat kebijakan Tito menunda Pilkada, yang seharusnya dilaksanakan pada September 2020 lalu ditunda hingga Desember 2020.

“Munculnya Tito Karnavian sebagai menteri paling responsif, sangat mungkin karena kebijakan penundaan Pilkada, publik menilai ini tepat di masa Pandemi,” kata Dedi Kurnia Syah, dalam keterangan yang diterima MONITOR.

Kebijakan Tito menunda pandemi ini mendapat respon positif sebesar 34.5 persen, lalu disusul secara berturut Menteri Pariwisata Wishnutama 27.0 persen, Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi 24.1 persen, Menteri Keuangan Sri Mulyani 21.4 persen, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto 19.7 persen.

Sementara itu, Dedi mengatakan menteri yang seharusnya paling sibuk saat pandemi justru mendapat penilaian tidak baik, yaitu Menteri Sosial Juliari Batubara yang hanya dinilai 11.8 persen.