Evaluasi Kerja Menteri, Pengamat: Mestinya Sikap PDIP Diikuti Parpol Koalisi Lainnya

Presiden Joko Widodo memimpin rapat perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara (dok: Twitter)

MONITOR, Jakarta – Sikap PDI Perjuangan untuk mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi dalam menghadapi pandemi Covid-19 patut diikuti partai politik (Parpol) pendukung lainnya.

Demikian disampaikan Peniliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menanggapi sejumlah kebijakan, diantaranya terkait evaluasi jajaran menteri kabinet Indonesia Maju.

“Ya bagus (sikap PDIP, red). Berarti partai pendukung mendukung beneran. Paling tidak partai menyediakan orang yang kompeten untuk posisi menteri,” kata Siti, Minggu (5/7).

Dia juga berpandangan, teguran Jokowi kepada jajaran menterinya pada rapat kabinet lalu bisa berujung pada reshuffle kabinet.

Sebab, imbuh dia, reshuffle kabinet menjadi suatu keniscayaan jika melihat kecenderungan orang nomor satu di pemerintahan untuk ingin memenuhi harapan masyarakat.

“Jokowi sudah tahu rakyat tidak puas pada pemerintah. Rakyat bahkan sedang mempertanyakan apa kerja pemerintah sekarang. Ini sudah periode kedua, jadi Presiden tidak perlu pakewuh (merasa sungkan),”paparnya.

Sementara itu, lanjut dia, merujuk pada sikap PDIP yang mendukung penuh kebijakan Presiden Jokowi, termasuk dalam hal evaluasi menteri. Siti mengatakan Parpol pendukung pemerintah juga harus rela bila kadernya di kabinet dievaluasi kinerjanya.

“Harusnya Parpol lain menyahuti. Bila ada Parpol yang jatah menterinya dikurangi, ya harus terima,” ucap Siti.

“Bagus kalau partai punya stok kader ahli di bidangnya. Tak hanya soal kesehatan dan sosial ekonomi, tapi juga pendidikan, itu penting direkrut orang yang tepat. Jangan uji coba lagi, lah. Waktunya terlalu pendek untk trial and error,” tandasnya.