Pemprov DKI Raup Ratusan Juta dari Hasil Denda PSBB

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti/ dok: Tribunnews

MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraup uang jutaan rupiah dari hasil denda pelanggar PSBB selama pandemi Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan Pemprov telah menyetorkan uang sebesar Rp370.460.000 dari sanksi denda para pelaku pelanggar PSBB ke kas daerah.

Data itu terhitung hingga 28 Juni 2020 kemarin. Widya menjelaskan, adapun sektor yang dikenakan denda diantaranya kantor, rumah makan, fotokopi, bengkel, service, pertokoan, tempat rekreasi indoor, dan lain-lain.

“Nilai denda yang disetorkan ke kas daerah sebesar Rp 370.460.000 dari beberapa kategori yang dikenakan sanksi,” kata Widyastuti melalui YouTube, Senin (29/6).

Widyastuti yang juga masuk dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta ini mengatakan, Pemda juga telah melakukan penyegelan sementara sejumlah tempat usaha seperti bar dan griya pijat.

“Penindakan dengan penutupan dilakukan pada lokasi yang seharusnya belum boleh membuka aktivitas, di antaranya termasuk kategori rumah minum/bar serta griya pijat,” ujarnya.

Lanjutnya, jajaran Pemprov DKI juga tetap melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mal, objek wisata, pasar, check point Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

“Kami terus mengimbau pula bagi seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antar orang minimal 1,5 – 2 meter,” pungkasnya.