Ulang Tahun di Masa Pandemi, Warga Jakarta Harus Tangguh

Kemeriahan HUT Jakarta tahun 2019 (Foto: Wenti/Monitor)

MONITOR – Tepat hari ini, Senin 22 Juni 2020 Ibu Kota Indonesia, Jakarta telah merayakan ulang tahun yang ke- 493. Usia yang cukup lama untuk suatu kota. Namun, ulang tahun Jakarta kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ulang tahun kali ini merupakan momentum penting karena terjadi di tengah pandemi kesehatan global Covid-19.

Tapi tak mengapa, Jakarta akan tetap ‘Jakarta Tangguh’ seperti motto yang digaungkan. Hal itu menunjukan Jakarta sebagai kota yang tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19. Terpenting adalah bagaimana kita tetap mencintai kota Jakarta yang penuh dengan sejuta impian, cerita dan angan-angan.

Sejarah ulang tahun Jakarta sudah menjadi momentum penting dari tahun ke-tahun. Penetapan tanggal 22 Juni sebagai peringatan bertambahnya usia Jakarta diprakarsai oleh Wali Kota Jakarta Sudiro yang menjabat pada 1953-1960. Kala itu, Sudiro merasa perlu ada hari peringatan untuk Jakarta.

Sekadar untuk mengingatkan kembali, berdasarkan sejarah, tanggal 22 Juni 1527 diketahui sebagai hari di mana Fatahillah dan pasukannya merebut Sunda Kelapa. Tanggal ini dipilih karena keberhasilan Fatahillah mengusir portugis dari Jayakarta. Tanggal tersebut dirasa cocok karena Sudiro ingin menghilangkan nuansa kolonialisme di Jakarta.

Kembali pada moment penting ini di tengah pandemi. Hal ini jelas membawa suasana yang berbeda. ulang tahun Jakarta yang juga selalu identik dengan pesta rakyat, kini terpaksa harus ditiadakan. Suasana Jakarta yang selalu meriah dengan acara karnaval hingga bazar juga berganti menjadi Jakarta yang sepi secara fisik di hari ulang tahunnya.

Masih ingat pada perayaan ulang tahun Jakarta 2019 lalu, Pemprov DKI menggelar panggung di Bundaran HI. Acara di tengah Bundaran HI ini menjadi acara puncak pada 2019.

Sementara untuk tahun ini, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk tidak menggelar acara yang dapat mengumpulkan massa, seperti konser musik atau pekan raya. Hal itu guna mencegah penyebaran dan penularan virus corona Covid-19.

Sebuah perayaan tidak mungkin tanpa penonton dan pemain. Namun, semakin banyak orang berkumpul maka semakin banyak kekhawatiran yang melanda

Jangan bersedih. Sebagai warga Jakarta kita harus tangguh dah kuat menghadapi kenyataan, ini memang berat kita gak bisa berkumpul dan merayakan seperti biasanya dengan teman-teman, yang biasanya paling tidak jalan-jalan ke bundaran HI atau Monas.

Kalian orang-orang tangguh, seperti yang dikatakan Pak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menilai, orang yang memutuskan hidup di Kota Jakarta adalah orang-orang yang tangguh, karena mereka berani dan harus siap dengan segala tantangan.

ketangguhan warga Jakarta-lah yang memicu semangat untuk berjuang melawan ganasnya pandemi Covid-19 yang pada akhirnya terciptalah gagasan dari Pemprov DKI untuk mengadakan konser virtual di HUT Jakarta pada 2020.

Tak hanya itu, kita semua tahu kalau ulang tahun Jakarta juga selalu identik dengan pesta rakyat, belum lengkap rasanya jika ulang tahun Jakarta tak melilipir ke Pekan Raya Jakarta (PRJ). PRJ selalu menjadi acara yang dinanti warga dalam perayaan HUT Jakarta.

Biasanya, warga akan berbondong-bondong menyambangi JIExpo Kemayoran untuk menikmati semarak HUT Jakarta. Di sana warga bisa berbelanja hingga mencicipi makanan khas Jakarta, misalnya kerak telor. Namun, tahun ini, tak ada PRJ di ulang tahun Jakarta. Sebab di tengah pandemi kerumunan menjadi salah satu yang dilarang.

Tapi sebagai ganti dari tidak terlaksananya PRJ dan Jakarta Great Sale karena pandemi Covid-19. Pemerintah akan menyelenggarakan kegiatan Festival Jakarta Great Online Sale yang bekerja sama dengan sejumlah platform digital. Festival belanja online dalam menyambut HUT DKI itu akan dilaksanakan pada tanggal 22–30 Juni 2020.

Semua serba diganti, bukan hanya PRJ atau panggung di HI yang ditiadakan. Serangkaian acara HUT Jakarta yang digelar pada 2020 juga ditiadakan. Jika di HUT Jakarta 2019 diadakan live mural hingga bazar di titik-titik Jakarta. Maka pada HUT Jakarta di 2020, Pemprov DKI akan mengajak masyarakat berkeliling Jakarta dari rumah. Tur virtual bakal dilakukan di Taman Margasatwa Ragunan, Sea World Ancol, Planetarium, 5 Museum di Jakarta, Air Mancur Menari, dan melihat indahnya kota Jakarta dari ketinggian.

Pada HUT sebelumnya, kemeriahan ulang tahun Jakarta juga dirayakan di Kepulauan Seribu. Konser musik hingga bazar digelar di pulau. Sedangkan tahun ini, Jakarta menghadirkan pertunjukan air mancur secara virtual. Juga menyiapkan drone untuk menyorot Jakarta dari ketinggian.

Selain itu, Pemprov DKI juga tidak mengadakan berbagai kegiatan di luar ruangan yang biasa digelar dalam menyambut ulang tahun Jakarta. Tahun ini, berbagai kegiatan dialihkan menjadi acara virtual yang nantinya bakal disiarkan di Beritajakarta.tv.

Meskipun Jakarta sedang melakukan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) Transisi dan menyambut New Normal namun tetap saja semua kekhawatiran muncul. Kita semua tahu wabah Covid-19 ini setidaknya sudah mengancam ribuan nyawa.

Walaupun ulang tahun jakarta tahun ini tidak semeriah dengan tahun-tahun sebelumnya itu berarti bukan akhir dari segalanya kan. Kita tetap bisa memaknai hari ulang tahun kota Jakarta dengan cara-cara baru. Dengan adanya perubahan kemeriahan di hari ulang tahun Jakarta, tetap hal ini membuktikan di tengah pandemi yang sedang mewabah di tahun 2020 tidak menyurutkan semangat warga Jakarta untuk beraktivitas, berkreasi dan berinovasi.