PERTANIAN

Serap Cabai Petani, Kementan Bantu Biaya Distribusi Pangan

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menjaga pasokan pangan agar merata dan terjangkau di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk komoditas cabai yang saat ini masih panen di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Agar produksi cabai dari petani terdistribusi merata di seluruh Indonesia dan mencegah terjadinya kelebihan produksi di suatu wilayah, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan intervensi berupa fasilitasi biaya distribusi dari wilayah surplus ke wilayah defisit. Dengan demikian diharapkan terjadi stabilisasi pasokan dan harga cabai.

Untuk itu, sejak awal April 2020, Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan memfasilitasi bantuan transport untuk distribusi cabai dari wilayah sentra yang sedang panen ke wilayah yang mengalami kelangkaan pasokan serta mengalami kondisi harga yang cukup tinggi.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Risfaheri mengatakan, jumlah pengiriman cabai dari wilayah yang sedang panen mencapai 78,5 ton terdiri dari cabai besar/cabai merah keriting mencapai 16 ton, dan untuk cabai rawit merah pengiriman sudah mencapai 62,5 ton.

“Cabai kita kirim dari wilayah yang sedang panen di Jawa Tengah dan Jawa Timur ke berbagai daerah seperti Jambi, Sumbar, Kalteng, dan Kalbar” ungkap Risfaheri.

“Upaya fasilitasi ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini, agar petani dapat tetap semangat berproduksi karena adanya jaminan pasar,” tambahnya.

Risfaheri mengungkapkan ke depan masih akan melakukan fasilitasi pengiriman agar panen petani dapat segera terserap dan harga cabai dapat segera stabil. Saat ini harga cabai di pasaran sudah stabil, sedangkan harga di produsen khususnya di Jawa tengah dan Jawa Timur sudah mulai terdongkrak.

Rata-rata nasional harga cabai tingkat konsumen saat ini sekitar Rp 30.800/kg untuk cabai rawit merah dan Rp 26.500/kg untuk cabai merah keriting. Untuk wilayah sentra produksi seperti Jawa Timur, harga cabai rawit merah Rp 15.200/kg dan cabai merah keriting Rp 16.500/kg. Hal yang sama di Jawa Tengah, harga cabai rawit merah Rp 19.500/kg dan cabai merah keriting Rp 14.600/kg.

Sementara itu, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Andriko Noto Susanto mengatakan, intervensi yang dilakukan Kementan ini didasarkan pada analisis dan kajian mengenai pasokan pangan di sejumlah wilayah.

Diketahui bahwa Jawa Tengah dan Jawa Timur saat ini masih mengalami panen cabai sehingga terdapat pasokan cabai yang cukup melimpah yang harganya cenderung murah.

“Hasil pemetaaan kita hingga minggu II Juni menunjukkan bahwa pasokan komoditas cabai besar dan cabai rawit sebagian besar provinsi aman,” ungkap Andriko.

Ditambahkan Andriko, hanya dua provinsi yang saat ini mengalami lonjakan harga akibat defisit cabai yaitu Kalimantan Utara dan Papua. Sementara beberapa provinsi lainnya defisit dapat segera ditutup oleh mekanisme perdagangan dengan cepat sehingga harga cenderung stabil. Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan intervensi pasokan ke wilayah tersebut.

Recent Posts

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

18 jam yang lalu

IPIM Banten Sambut Positif Terpilihnya Prof. Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI Petama

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum PW IPIM Provinsi Banten, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyambut…

23 jam yang lalu

Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026 Catatkan Transaksi Rp5,7 Miliar

MONITOR, Madiun – Penyelenggaraan Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah tahun 2026 yang diselenggarakan…

24 jam yang lalu

IGIC 2026 Pilih Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI dan Hasilkan Jakarta Understanding

MONITOR, Jakarta - International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 sepakat untuk membentuk The International Assembly…

1 hari yang lalu

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

MONITOR, Serang - Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Nony Menawati melantik Pengurus Pimpinan Anak Cabang…

1 hari yang lalu

Peternak Lumajang Ari Borong Empat Gelar di Kontes Ternak DKPP 2026

MONITOR, Lumajang - Peternak asal Kabupaten Lumajang, Ari, meraih empat gelar juara dalam Kontes Sapi,…

2 hari yang lalu