Industri Migas di Masa Pandemi, Arcandra: SDM dan Cash Flow Harus Dijaga

Eks Wakil Menteri ESDM, dan Komisaris Utama PGN Arcandra Tahar

MONITOR, Jakarta – Kesehatan dan keselamatan para pekerja di perusahaan harus selalu diutamakan, apalagi memasuki masa new normal. Pesan tersebut diungkapkan Komisaris Utama Perusahaan Gas Negara (PGN), Arcandra Tahar, terkait perubahan yang terjadi di masa transisi pandemi ke hidup normal ini.

Bagi Arcandra, SDM di sebuah perusahaan adalah aset utama, sehingga tetap harus bertahan ditengah dinamika pandemi yang terjadi.

“Di industri migas perubahan juga akan terjadi. Kesehatan dan keselamatan karyawan tetap menjadi fokus utama setiap perusahaan. Karena human resource adalah aset utama bagi perusahaan untuk berkembang dan tetap bertahan dalam situasi yang sangat dinamis dan penuh tantangan ini,” kata Arcandra Tahar, dalam keterangannya di laman Instagram.

Selain itu, mantan Wakil Menteri BUMN ini mengatakan langkah lain yang harus dilakukan adalah menjaga cash flow agar tetap positif. Menurutnya, hal ini adalah salah satu tantangan yang sangat berat, mengingat sektor migas masih mengalami tekanan akibat jatuhnya harga minyak dan menurunnya konsumsi energi dunia akibat pandemi ini.

“Berbagai cara bertahan akan dilakukan seperti merencanakan ulang belanja modal, efisiensi biaya operasi bahkan melakukan PHK jika situasinya sudah sangat sulit. Namun di industri migas PHK bukanlah pilihan tepat, mengingat untuk mendapatkan karyawan yang sesuai bukan sesuatu yang mudah pada saat pemulihan terjadi,” terang Arcandra.