Warga Depok Diimbau Tetap Patuhui Protokol Kesehatan saat Masa PSBB Proporsional

Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Foto: istimewa)

MONITOR, Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris menegaskan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional tidak berarti masyarakat dapat beraktivitas secara bebas seperti sebelum pandemi virus Corona (Covid-19). Sebab, menurutnya, masyarakat tetap harus mematuhi peraturan protokol kesehatan.

“PSBB Proporsional bukan berarti kita dapat melakukan aktivitas secara bebas, sehingga euporia. Akan tetapi kita harus tetap melaksanakan protokol dengan konsisten dan penuh kedisiplinan. Dengan begitu, tidak terjadi lonjakan kasus di kemudian hari,” kata Mohammad Idris, Sabtu (6/6).

Karena itu, dirinya terus mengajak warga Depok menjaga keluarga dan orang sekitar dari potensi penularan Covid-19 dengan tetap berada di rumah.

Namun demimian, jelas dia, apabila warga terpaksa beraktivitas di luar rumah, Idris meminta agar tetap jaga jarak yang aman untuk berinteraksi serta menggunakan masker. 

Lebih lanjut, Idris yang juga Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Kota Depok ini merinci, Penambahan kasus konfirmasi positif hari ini sebanyak 1 kasus atau totalnya adalah 579.

Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RS UI.

Adapun, lanjut Idris, kasus konfirmasi yang sembuh bertambah 2 orang menjadi 324 orang. Atau, sambungnya, sudah mencapai 55,96 persen dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada di Kota Depok.

“Selanjutnya kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) tinggal 640 orang. Lalu kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tinggal 819 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tinggal  396 orang,” pungkasnya.