Usaha UMKM Tutup 2-3 Bulan, Sandi: Pemerintah Harus Fasilitasi Likuiditas

Eks Cawapres 2019 Sandiaga Salahuddin Uno (dok: Satria Sabda/ Monitor)

MONITOR, Jakarta – Pengusaha Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pemerintah harus menjamin fasilitas likuiditas kepada para pengusaha, terutama kelompok padat karya dan pelaku UMKM, agar usaha mereka hidup kembali setelah dua hingga tiga bulan terakhir ditutup.

Kegelisahan ini diungkap Sandi, demikian sapaan akrab Sandiaga, melalui laman Instagramnya, Sabtu (6/6).

“Bagaimana kita dapat menghadirkan likuiditas kepada para pengusaha-pengusaha terutama pelaku UMKM dan sektor-sektor padat karya yang diharap mampu menjadi penopang bangkitnya perekonomian nasional?” tanya Sandi.

“Yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha ini adalah fasilitas likuiditas yang dijamin oleh pemerintah untuk membuka kembali usaha mereka yang selama 2-3 bulan terakhir ini tutup,” terang eks Cawapres 2019 ini.

Ia mengutarakan salah satu masalah yang pasti dihadapi adalah sulitnya akses pada permodalan. Oleh karena itu, dirinya mendorong pemerintah memfasilitasi Kredit Pemulihan Ekonomi Rakyat.

“Saya mendorong adanya fasilitas Kredit Pemulihan Ekonomi Rakyat. Sedang kita godok, mudah-mudahan dapat terealisasi, tentunya dengan bekerja sama dengan perbankan,” imbuhnya.