SOSIAL

Donasi Lewat Digital Naik 122 Persen, Stafsus Wapres Apresiasi Filantropi

MONITOR, Jakarta – Staf Khusus (Stafsus) Wakil Presiden RI Dr Lukmanul Hakim mengapresiasi kepedulian masyarakat dan berdonasi untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan menjadi bagian dalam pengentasan kemiskinan.

Saat berkunjung ke lembaga filantropi dan kemanusiaan Dompet Dhuafa, Lukmanul bangga melihat pertumbuhan penghimpunan dana zakat, infak, wakaf, dan bantuan sosial Dompet Dhuafa yang tumbuh 16,32 persen selama bulan Ramadhan 1441 H dibandingkan tahun 2019.

“Ini menunjukkan di tengah kondisi situasi sulit akibat pandemi Covid-19, masyarakat berusaha memenuhi kewajibannya berzakat dan berbagi untuk masyarakat yang membutuhkan,” ujar Lukmanul Hakim, Kamis (04/6).

Lukmanul Hakim yang didampingi Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Madjidi, mengapresiasi inovasi Dompet Dhuafa yang selama ini menjadi pionir dalam pengelolaan zakat, wakaf, dan dana sosial secara modern, transparan, dan akuntabel.

“Dengan transparansi dan profesionalisme, masyarakat semakin percaya mendonasikan dananya kepada lembaga filantropi Dompet Dhuafa,” ujarnya seraya mengamati dashboard digital penghimpunan dana Dompet Dhuafa di Gedung Philanthropy, Jakarta.

Ia yakin tanpa melakukan inovasi, kreativitas, dan kemudahan layanan tidak akan menjadi pilihan donatur.

“Dompet Dhuafa sudah masuk ke ranah digital dan pemanfaatan kanal digital tumbuh 122 persen. Ini merupakan adaptasi terhadap perkembangan digital saat ini,” komentar Lukman yang juga Ketua Bidang Ekonomi MUI.

Apalagi di tengah pademi Covid-19 saat ini, layanan digital tanpa harus melakukan tatap muka langsung menjadi pilihan masyarakat.

Ketua Yayasan DDR, Nasyith Madjidi memaparkan, Dompet Dhuafa berkhidmat sebesar-besarnya melayani dhuafa. Melalui dana zakat, wakaf, dan dana sosial lainnya, Dompet Dhuafa mengangkat harkat dan martabat masyarakat miskin melalui program kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial & budaya dan kemanusiaan.

Selama Ramadhan 1441 H, Dompet Dhuafa membukukan penghimpunan ziswaf sebanyak Rp. 105 Miliar dengan pertumbuhan 16,32% (persen) dibandingkan dengan tahun 2019.

Secara akumulasi, dalam semester pertama 2020, Dompet Dhuafa mengelola dana ziswaf dan sosial sekitar Rp. 200 Miliar. Dana tersebut disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat miskin dan masyarakat terdampak Covid-19.

Dompet Dhuafa terus berinovasi dan memberikan kemudahan dengan berbagai layanan donasi yang dapat dijangkau oleh semua elemen masyarakat meskipun tengah pandemi Covid-19.

Recent Posts

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

2 jam yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

2 jam yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

5 jam yang lalu

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan Lewat Wisata Religi

MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…

1 hari yang lalu