Ilustrasi jamaah umrah di Makkah (dok: net)
MONITOR, Depok – Kepala Kementerian Agama (Kakemenag) Kota Depok, Asnawi, mendukung rencana pembatalan pelaksanaan ibadah haji tahun 2020. Dirinya menilai, keputusan tersebut dibuat demi keselamatan jiwa dan kemaslahatan secara umum, dalam menyikapi kondisi pandemi virus Corona atau Covid-19.
Dengan adanya keputusan tersebut, kata Asnawi, Kota Depok yang akan batal berangkat tahun ini sekitar 1.689 orang. Meski hampir 100 persen jemaah calon haji (calhaj) sudah melunasi pembayaran haji.
“Kepada warga yang akan berangkat tahun ini, mohon dipahami. Keputusan ini bukan keinginan dari kita, tetapi demi kemaslahatan semuanya. Mudah-mudahan bisa diterima secara lapang dada,” kata Asnawi, kepada wartawan, baru-baru ini.
Kendati demikian, kata Asnawi, mereka yang gagal berangkat di tahun ini akan diprioritaskan di tahun mendatang. Begitu juga yang akan berangkat pada tahun 2021, digeser ke tahun berikutnya.
Asnawi menambahkan, bagi jemaah yang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan. Adapun pagu setoran biaya untuk Kota Depok, sekitar Rp 10 juta.
“Meskipun nantinya jemaah calhaj mengambil Bipih, tidak mengubah status keberangkatan mereka di tahun depan,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…
MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluluskan 1.565 peserta evaluasi teori calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja…
MONITOR, Jakarta – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar mengajak seluruh…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengingatkan seluruh pegawai Kementerian Komunikasi dan…