PKB Minta Pemprov DKI Perhatikan Pondok Pesantren di Masa New Normal

ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Jakarta Selatan, Darussalam

MONITOR, Jakarta – Sejak disosialisasikan “New Normal” ditengah pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang masih tanda tanya mengenai kesiapan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menerapkan New Normal.

Presiden Joko Widodo meminta jajarannya untuk melakukan sosialisasi secara besar-besaran mengenai new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19.

Darussalam, selaku ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Selatan juga mengaharapkan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk juga memperhatikan Pondok Pesantren yang ada di Jakarta terutama di Jakarta Selatan dalam menerapkan “New Normal” yang diinstruksikan oleh Pemerintah Pusat.

“Saya berharap Pak Anies juga memperhatikan seluruh Pondok Pesantren di Jakarta, agar keberlangsungan belajar dan mengajar di pondok pesantren yang ada di Jakarta Selatan dapat berjalan dengan konsep “New Normal” yang ingin diterapkan setelah selesainya pemberlakuan PSBB,” Kata Darussalam, Jumat (29/5).

Selama berlangsungnya PSBB, warga Jakarta semakin sulit untuk beraktivitas, ditambah lagi dengan kondisi di hari raya Idul Fitri kemarin, yang biasanya banyak masyarakat yang ingin melakukan silaturahmi menjadi ketakukan dengan aturan PSBB yang diberlakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, sehingga masih banyak masyarakat yang membandel dengan tetap melakukan aktivitas ekonomi ditengah penerapan PSBB.

Melihat kondisi yang terjadi saat ini, Darussalam selaku ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Jakarta Selatan meminta kepada Pengurus dan Kader Partai Kebangkitan Bangsa untuk mengikuti anjuran dari Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemprov DKI Jakarta jika benar diterapkan “New Normal” khususnya di Jakarta Selatan

Jika benar Pemprov DKI juga ingin menerapkan “New Normal” di wilayah Jakarta Selatan terutama pada aktivitas ekonomi seperti Mal dan Perkantoran, maka kami berharap perangkat-perangkat untuk Prosedur dalam “New Normal” juga dapat diterapkan atau bahkan di Fasilitasi oleh Pemprov DKI Jakarta terutama pada sarana Pendidikan di Pondok Pesantren yang ada di Jakarta.

“Khususnya di Jakarta Selatan, karena banyak Pondok Pesantren besar yang ada di Jakarta Selatan belum pernah diperhatian oleh Pemprov DKI Jakarta,” tegas Darussalam.

Kami sangat berharap dunia Pendidikan yang ada di DKI Jakarta khususnya Pondok Pesantren juga mendapat perhatian khusus, karena selama ini kami selaku Pengurus Partai