Fokus Penanganan Covid-19, Wali Kota Depok Batal Mutasi Kepala Diskominfo

Wali Kota Depok, Mohammad Idris

MONITOR, Depok – Wali Kota Depok Mohammad Idris akhirnya membatalkan mutasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono. Pandemi Covid-19, membutuhkan tenaga-tenaga ahli untuk mengelola manajemen kota secara kompak.

“Dengan pertimbangan masih fokus penanganan Covid 19 di Kota Depok serta suasana Idul Fitri 1441 H, Pak Wali Kota Depok belum mengeluarkan SK pemberhentian dan masih memberikan kesempatan kepada Pak Sidik Mulyono sebagai Kadis Kominfo,” ujar H Supian Suri, Kepala BKPSDM Kota Depok, Selasa (26/5).

Namun pembatalan mutasi itu, tidak dalam surat resmi Walikota Depokm

Supian menjelaskan, penundaan tersebut berlaku sampai batas waktu sesuai PerMenPan RB no 35 Tahun 2018 atau ada keputusan lain.

“Kalau batas waktu sesuai PerMenpan ya 2 tahun setelah Permenpan itu dikeluarkan yaitu 7 September 2020,” paparnya.

Diduga, awal mutasi Kadiskominfo ini adalah soal manajemen komunikasi yang tak berjalan baik antara Walikota Depok dan bawahannya. Setelah sebulan lalu tarik ulur soal mutasi, juga laporan Sidik ke Kemendagri yang tak pernah diajak bicara soal tersebut.

Tapi, sambungnya, kalau sebelum tanggal itu wali kota mengeluarkan SK pemberhentian maka bisa lebih cepat.

“Begitu juga sebaliknya, bila Pak Sidik mengajukan permohonan pindah menjadi Pegawai Pemkot Depok maka keputusan kembali pada Wali Kota,” jelasnya.

Seperti diketahui, masa jabatan Sidik sesuai kontrak sebenarnya telah berakhir pada 22 Mei 2020 lalu.

Sidik Mulyono yang dihubungi, tidak merasa ada yang menang dan kalah dalam soal ini.

“Kita harus saling bahu membahu menghadapi COVID-19,” katanya singkat.