Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penularan Coronavirus atau Covid-19. Pasalnya, kini di Kota Depok terdapat beberapa kasus penularan berasal dari transmisi lokal.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengatakan Kota Depok sangat rentan terhadap penularan antar masyarakat. Khususnya yang memiliki kontak erat terhadap kasus konfirmasi positif.
“Masyarakat harus semakin waspada terhadap lingkungan. Sebab, saat ini penularannya sangat rentan dari masyarakat sekitar,” kata Mohammad Idris, Senin (25/5).
Dirinya menuturkan, Pemkot Depok sudah menyediakan rumah sakit (RS) Isolasi bagi warga terdampak Covid-19 khususnya kasus konfirmasi positif isolasi mandiri. Tentunya untuk dapat melakukan isolasi di rumah sakit, sehingga dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19.
“Sudah kami siapkan RS khusus bagi warga terdampak Covid-19 agar dapat melakukan isolasi mandiri di rumah sakit. Jadi tidak menularkan lebih besar kepada warga lainnya,” ujarnya.
Untuk itu, Idris mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah selama Lebaran 2020. Masyarakat dapat memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga.
“Semua dapat dilakukan secara virtual atau online supaya nilai-nilai kebersamaan dan silaturahmi tetap berjalan. Seperti melalui WhatsApp, video call, SMS, telepon, hingga aplikasi zoom,” jelasnya.
MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…
MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…
MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…
MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…