Ilustrasi tim medis menangani pasien positif Covid-19 (foto: Saptofama/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Jumlah pasien positif Covid-19 melonjak drastis usai sejumlah pusat perbelanjaan dibuka menjelang lebaran. Dalam waktu sehari, angka kasus naik berkali-kali lipat seperti yang terjadi di Jawa Timur.
Melihat kondisi ini, Politisi Gerindra Rachel Maryam Sayyidina meminta pemerintah tidak menyalahkan masyarakat sepenuhnya. Sebab, kata dia, aturan yang dibuat pemerintah seringkali tidak konsisten.
Rachel mencontohkan, pemerintah melarang masyarakat untuk tidak belanja menjelang lebaran. Akan tetapi, sebagian pusat perbelanjaan sudah dibuka. Kemudian aturan larangan mudik, sementara maskapai penerbangan sudah kembali beroperasi.
“Kok jadi nyalahin masyarakat gak taat aturan si? Wong aturannya aja berubah-ubah kok. “Gak perlu belanja lebaran” tapi mall udah boleh buka. “Jangan mudik” tapi pesawat boleh terbang. Kan gak jelas!” kritik Rachel Maryam dalam keterangannya.
Senada dengan Rachel, Politisi Gerindra Fadli Zon juga meminta agar pemerintah tidak sepenuhnya menyalahkan rakyat. Menurut Waketum DPP Gerindra ini, pemerintah juga sering inkonsisten dan membuat kebijakan yang membingungkan rakyatnya.
“Jangan salahkan rakyat. Yang salah memang pemimpinnya, plin plan, mencla mencle, plonga plongo, inkonsisten, bingung, apalagi ya sinonimnya,” tukas Fadli Zon.
MONITOR, Cikampek – Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta mengalami…
MONITOR, Jakarta — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menorehkan prestasi gemilang di…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi layanan berbasis digital guna…
MONITOR, Tangerang – TNI melalui Kodam Jaya/Jayakarta memperkuat kemanunggalan dengan masyarakat lewat pembangunan infrastruktur dan program…
MONITOR, Jakarta — Kondisi gejolak geopolitik di Timur Tengah yang membayangi sejak awal Ramadan tahun…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…