Sel Habib Bahar Dipindah ke Nusakambangan, Fadli Zon: Banyak Kejanggalan!

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (dok: Rangga/ Monitor)

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon menyayangkan pemindahan sel terpidana kasus penganiayaan anak, Habub Bhar bin Smith, dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sindur ke Pulau Nusakambangan, Cilacap.

Sebagaimana diketahui, saat ini Habib Bahar menempati sel high risk, one man one cell di Lapas Batu, Nusakambangan. Menurut keterangan Kepala Lapas Batu, semua narapidana di Lapas Batu menempati satu kamar penjara sendirian atau one man one cell, sehingga tidak digabung dengan narapidana lain seperti lapas kebanyakan.

Terkait pemindahan sel lapas ini, Fadli Zon mengatakan bahwa pihak keluarga yang bersangkutan tidak diberitahu oleh petugas soal pemindahan ke Lapas Nusakambangan. Bahkan, Ketua BKSAP DPR RI ini mengatakan pihak keluarga justru kaget mendengarnya.

“Istri dan Ibunda Habib Bahar Smith mengkonfirmasi bahwa mereka tak diberitahu soal pemindahan ke Nusakambangan. Mereka juga kaget penahanan Habib Bahar di Pesantren melibatkan ratusan aparat bersenjata lengkap. Lalu harus menunggu belasan jam untuk menjenguk di Lapas Gunung Sindur, Bogor,” terang Fadli Zon dalam keterangannya, yang dilansir MONITOR, Kamis (21/5).

Ia menambahkan, tadi malam dirinya menerima pengaduan dari masyarakat Bogor. Salah satu pengaduan yang diterimanya, yakni masyarakat terdekat menilai ada banyak keanehan dan kejanggalan dibalik penahanan kedua Habib Bahar ini.

“Tadi malam, sebagai Anggota DPR RI saya menerima pengaduan masyarakat Bogor. Ini langsung dari pengacara, santri dan keluarga Habib Bahar Smith. Banyak keanehan/kejanggalan dalam penahanan kembali Habib Bahar, termasuk pemindahan dadakan tanpa pemberitahuan ke Nusakambangan,” imbuhnya.