Kang Emil Bangga, Jabar Berhasil Ciptakan Rapid Test Kit Berbasis Antigen

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

MONITOR, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan sebuah kabar baik ditengah pandemi virus Corona. Kang Emil, demikian sapaannya, mengatakan kini rapid test antigen Covid akurasi 80 persen bisa diproduksi oleh Industri Bioteknologi Jawa Barat.

Ia menerangkan, Universitas Padjajaran bersama industri bioteknologi Jawa Barat berhasil menciptakan rapid tes kit berbasis antigen bukan antibodi yang bisa melacak virus covid dengan akurasi sampai 80 persen.

“Kecepatan melawan covid ditentukan oleh masifnya tes covid kepada publik,” ujar Kang Emil dalam keterangannya, Jumat (15/5).

Ia menyadari, selama ini pemerintah harus mengimpor alat rapid test ini karena persediaannya dalam negeri sangat sedikit. Selain itu, ia mengatakan banyak alat rapid test yang kurang akurat.

“Rapid test selama ini masih kurang banyak, harus impor dan kurang akurat (dibawah 50 persen) karena hanya mengecek hadirnya antibodi yang melawan benda asing di tubuh yang belum tentu benda asing itu adalah virus covid,” terangnya.

Suami Atalia Praratya ini mengatakan, pada bulan Juni 2020 sudah produksi, sehingga tidak perlu lagi berlama-lama menunggu impor. Dan harga dari rapid test Made in Bandung ini hanya 1/3 harga rapid test yang diimpor dari Tiongkok.

Selain itu, ia mengungkapkan Unpad dan ITB berhasil menciptakan alat deteksi covid lainnya dalam bentuk mesin seperti PCR yang disebut SPR (suspected plasmonic resonance). Masker bedah, ventilator, reagen PCR, Rapid Test Antigen dan Mesin SPR, semua alat perang melawan covid ini ternyata bisa dibuat di Jawa Barat oleh anak bangsa sendiri.

“Lebih murah dan tidak perlu lab khusus,” pungkasnya.